RMOLJAKARTA

Home

Share |
Faizal Assegaf: Hanya Loyalis PKI Yang Larang Tamasya Al Maidah 51
Minggu, 16 April 2017 , 16:25:00 WIB
Laporan: Ade Mulyana

FAIZAL ASSEGAF/NET
  

RMOL. Tidak ada alasan melarangan Gerakan Tamasya Al Maidah 51. Gerakan yang dimotori ulama, para tokoh Islam dan jutaan kaum muslim itu untuk berpartisipasi mengawasi putaran kedua Pilgub DKI dari upaya kecurangan dan intervensi penguasa.

"Pihak Istana dan aparat keamanan tidak bisa mencegah sebab ini gerakan solidaritas yang bertujuan damai," kata Ketua Progres 98 Faizal Assegaf kepada redaksi, Minggu (16/4).

Selain itu, kata dia, Gerakan Tamasya Al Maidah 51 sekaligus untuk merespon instruksi PDIP memobilisasi kadernya ke Jakarta untuk mendukung Basuki-Djarot. Munculnya reaksi untuk menghalangi gerakan ini dengan dalih keamanan, dalam hemat Faizal, merupakan kepanikan dari kelompok loyalis PKI dan pembela terdakwa penista agama, Basuki Tjahaja Purnama.

"Kelompok tersebutlah yang harus diwaspadai menyusup ke massa PDIP untuk datang ke Jakarta dengan sasaran menggagalkan kemenangan gubernur muslim," imbuh Faizal.

Faizal mengatakan gejala kebangkitan laten PKI harus diwaspadai sebab jaringan kelompok tersebut telah masuk ke sendi-sendi negara dan masyarakat. Gencaranya kriminalisasi ulama dan penistaan agama tidak lepas dari perilaku komunis.

Ciri dan model propoganda politik mereka, sebut Faizal, selalu menyebarkan hasutan, fitnah dan segala cara busuk untuk menunjukan permusuhan kepada umat Islam. Mereka sangat sensitif dan panik bila kaum muslim bersatu.

"Munculnya Aksi Bela Islam dan kini berpuncak pada gerakan Tamasya Al Maidah 51 adalah solusi untuk melawan kebangkitan komunis," kataya.

Dia menambahkan, Pilgub DKI merupakan momen strategis bagi umat Islam untuk mencegah kebangkitan PKI yang memaksakan kehendak melalui segala kecurangan untuk memenangkan terdakwa penista agama. Oleh sebab itu, gerakan Al Maidah 51 sangat relevan dan sejalan dengan aspirasi jutaan umat Islam untuk bangkit memenangkan gubernur muslim.

"Ini sekaligus untuk melawan kejahatan politik komunis di negeri ini," demikian Faizal.[dem]


Baca juga:
Sembako Basuki-Djarot Di Kalibata Dan Kampung Melayu Dilaporkan Ke Bawaslu
Tokoh Tanah Abang Ajak Warga Coblos Basuki-Djarot
Basuki Kembali Aktif Sebagai Gubernur
Sam Aliano Dan Basuki Akan Diperiksa Bareskrim Terkait Wifi Password Kafir
Seperti Sidang Penisataan Agama, Peresmian Masjid Daan Mogot Sebaiknya Ditunda


Komentar Pembaca

Menkominfo Pimpin Jalan Santai WPFD





Berita Populer