Balaikota Banjir Karangan Bunga, Pengamat: Cara Basuki Raih Kursi Menteri

Politik  RABU, 26 APRIL 2017 , 12:22:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Balaikota Banjir Karangan Bunga, Pengamat: Cara Basuki Raih Kursi Menteri
RMOL. Banjir karangan bunga di Balaikota DKI Jakarta, tempat Basuki Tjahaja Purnama berkantor, selama sepekan terakhir merupakan siasat mumpuni yang dilakukan Basuki bersama para pendukungnya agar pria asal Belitung Timur itu bisa meraih kursi menteri pada reshuffle kabinet mendatang.

Demikian penilaian Pengamat Kebijakan Publik dari Budgeting Metropolitan Watch (BMW), Amir Hamzah.

"Karangan bunga itu framing Basuki agar bisa dapat kursi menteri. Meski sudah babak belur dalam Pilgub DKI, Basuki berupaya untuk dipoles agar terlihat bagus," kata Amir saat dihubungi, Rabu (26/4).

Berdasarkan pantauan, para pengirim karangan bunga umumnya merupakan fans Basuki yang belum bisa menerima kekalahan telak pujaannya tersebut dari Anies-Sandi.

Jika ditilik dari nama-nama pengirim karangan bunga, mayoritas merupakan warga keturunan.

Selain dari DKI, tidak sedikit pengirim bunga itu berasal dari luar kota, seperti Solo, Semarang dan Surabaya. Bahkan ada yang dari luar negeri, seperti Malaysia dan Selandia Baru.

Karangan bunga yang datang sejak hari Jumat (21/4) itu terus membeludak. Karangan bunga itu ditempatkan di halaman, pendopo, selasar, Balairung, hingga trotoar Balaikota. Saking banyaknya, karangan bunga terlihat dipasang menumpuk.

"Informasinya sekarang sekitar 1.000 karangan bunga, namun sedang didata dulu. Sama nanti ada tim, tapi informasi ke saya sudah ada 1.000 karangan bunga," kata Kepala Biro Kerja Sama Luar Negeri dan Daerah (KDH dan KLN) DKI Jakarta Muhammad Mawardi, kepada wartawan, di Balaikota DKI Jakarta.

Karangan bunga yang datang dalam bentuk papan, buket, hingga standing flower. Mawardi belum mengetahui tindaklanjut yang akan dilakukan mengenai banyaknya karangan bunga ini.

"Untuk sementara belum ada perintah khusus dari gubernur. Nanti akan dikomunikasikan lagi," kata Mawardi.

Sementara itu, Marwan, staf tata usaha Balai Kota DKI Jakarta mengatakan ada sekitar 750 bunga yang datang ke Balai Kota hingga pagi ini.

"Semalam ada 250 bunga yang datang. Hari ini diperkirakan ada 750 bunga, tapi belum dihitung dari yang diterima Pamdal," kata Marwan.

Adapun karangan bunga itu diberikan kepada pasangan Ahok-Djarot yang kalah pada kontestasi Pilgub DKI Jakarta 2017. Mereka memberi semangat bagi Ahok-Djarot yang kalah dari pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno.[dem]

Komentar Pembaca
Ketua DPR: Pro Jokowi Juga Harus Ditindak!

Ketua DPR: Pro Jokowi Juga Harus Ditindak!

SENIN, 07 MEI 2018 , 19:00:00

PKS: Pemikiran Ekonomi Rizal Ramli Brilian

PKS: Pemikiran Ekonomi Rizal Ramli Brilian

SENIN, 07 MEI 2018 , 17:00:00

Rumah Nyaman Nelayan Senang

Rumah Nyaman Nelayan Senang

SENIN, 07 MEI 2018 , 15:00:00

Zohri Disopiri Jokowi

Zohri Disopiri Jokowi

KAMIS, 19 JULI 2018 , 00:13:00

Terburuk Dalam Sejarah

Terburuk Dalam Sejarah

JUM'AT, 03 AGUSTUS 2018 , 09:28:00

Hasil Tes Kesehatan Capres-Cawapres

Hasil Tes Kesehatan Capres-Cawapres

RABU, 15 AGUSTUS 2018 , 09:46:00