Kasus Habib Rizieq Dibuat-Buat

Hukum  JUM'AT, 19 MEI 2017 , 20:45:00 WIB | LAPORAN: FAHRI HAIDAR

Kasus Habib Rizieq Dibuat-Buat

Net

RMOL. Kasus yang saat ini sedang membelit Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab dinilai sebagai kasus yang tidak benar dan diada-adakan.

Begitu dikatakan Ketua Presidium Alumni 212, Ustaz Ansufri Idrus Sambo saat menyambangi kantor Komnas HAM, Jalan Latuharhari,  Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (19/5).

"Ini semua adalah rekayasa, rekayasa Informasi Teknologi (IT) semuanya," kata Sambo.

Karenanya, dia mengaku heran kasus itu dikaitkan dengan Habib Rizieq. Pasalnya, tidak ada poto atau video yang menunjukkan Habib Rizieq terlibat dalam kasus itu.

"Makanya kita minta (penjelasan) apa hubungannya dengan Habib, gak ada hubungannya kok," ujarnya.

Dia juga mengaku kecewa dan sakit hati karena Habib Rizieq dituduhkan dengan pasal pornografi atas chat mesum dengan seseorang yang disebut Firza Husein.

"Habib sebagai apa disitu, kalau dibilang pornografi pasalnya, yang bikin porno siapa, emang Habib? Emang Habib yang telanjang-telanjang, kan enggak," tegasnya.

Ditambahkannya, kasus itu juga tidak bisa disebut sebagai kasus perselingkuhan antara Habib Rizieq dan Firza. Pasalnya, tidak perdah ada laporan atau aduan.

"Kalau bilang ini kasus perselingkuhan, yang ngaduin siapa? Emang istrinya Habib ngadu?" tanyanya.

Sambo menilai, kasus yang dituduhkan kepada Habib Rizieq tersebut sudah merusak nama pribadi yang bersangkutan. Menurutnya, terjadi pembunuhan karakter terhadap Habib Rizieq dengan tuduhan tersebut.

"Kalau emang ini UU IT, emang yang nyebarin Habib, kan bukan. Jadi gak ada semuanya. Rekayasa semuanya, itu yang kita bilang tadi, ini sudah berlebihan dan sudah merusak pada pribadi-pribadi Habib Rizieq sendiri," tandasnya. [ipk]

Komentar Pembaca
Janggalnya Kasus Novel

Janggalnya Kasus Novel

RABU, 26 JULI 2017 , 19:00:00

Djarot Membangkang Pada Ahok

Djarot Membangkang Pada Ahok

SELASA, 25 JULI 2017 , 23:00:00

Koalisi SBY-Prabowo Untuk 2019

Koalisi SBY-Prabowo Untuk 2019

SELASA, 25 JULI 2017 , 17:00:00