Mahasiswa Datangi KPK Minta BLBI Diusut Tuntas

Peristiwa  SELASA, 23 MEI 2017 , 17:01:00 WIB | LAPORAN:

Mahasiswa Datangi KPK Minta BLBI Diusut Tuntas

RMOL Jakarta

RMOL. Massa mahasiswa yang tergabung dalam aliansi Mahasiswa Melawan Lupa (Mama) Mega Korupsi BLBI mendatangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Mereka berdemonstrasi menuntut KPK mengusut tuntas perkara Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) yang hingga kini belum juga selesai.

Pantauan Kantor Berita RMOL Jakarta, mereka membawa sejumlah perangkat aksi berupa spanduk, poster dan bendera. Di spanduk dan bendera tertulis tuntutan mereka untuk menangkap pelaku korupsi BLBI seperti Bos Bank Dagang Nasional Indonesia (BDNI) Syamsul Nursalim, Boyke Gozali serta Artalyta Suryani. Tiga sosok tersebut dinilai mahasiswa telah merugikan negara hingga puluhan triliun rupiah dalam mega skandal BLBI.

Mereka juga membawa replika keranda dan batu nisan berwana kuning. Dalam orasinya mereka mengingatkan KPK bahwa perkara BLBI sudah lama mangkrak.

"Rezim pemerintah sudah berganti berkali-kali, tapi kasus BLBI belum tuntas," ujar salah satu mahasiswa dalam orasinya di depan Gedung KPK, Jakarta Selatan, Selasa (23/5).

Mereka juga meminta KPK segera mengungkap penyerobotan tanah di kavling 63 Jalan Jenderal Sudirman Jakarta yang dilakukan oleh PT. Graha Metropolitan Nuansa (GMN) dimana Artalita Suryani (Ayin) yang menjabat sebagai direktur utamanya harus batal demi hukum.

"Perjuangan untuk mendapatkan hak atas tanah di kavling 63 Jl. Jenderal Sudirman Jakarta Selatan dilakukan selama 19 tahun oleh PT. Harangganjang, perusahaan yang dimiliki oleh mantan wakil gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Mayjen (Purn) Eddie M. Nalapraya. Karenanya penyerobotan tanah itu oleh Artalita Suryani harus batal demi hukum," kata koordinator aksi, Agus Harta.

Dia juga meminta agar KPK segera menuntaskan kasus BLBI yang sekian tahun mangkrak.

"Agus Rahardjo beserta jajarannya harus bisa tuntaskan kasus ini. Diungkapnya kasus BLBI bisa menjadi tolok ukur keberhasilan KPK sebagai lembaga pemberantas korupsi," ucapnya.

Sempat terjadi kericuhan saat aksi digelar. Pasalnya,  mahasiswa yang ingin membakar ban bekas dihalangi oleh aparat kepolisian. Setelah saling dorong, akhirnya mahasiswa bisa ditenangkan oleh orator dari mobil komando.

"Tenang kawan-kawan. Kita di sini bukan mau berantem sama pak Polisi. Kita kesini supaya KPK tuntaskan kasus BLBI yang merugikan rakyat termasuk Pak Polisi," kata Mahasiswa. [awr]

Komentar Pembaca
Antisipasi Banjir, DKI Keruk Sungai Dan Cek Pompa

Antisipasi Banjir, DKI Keruk Sungai Dan Cek Pompa

SABTU, 19 OKTOBER 2019 , 17:21:00

Pemprov DKI Gelar Pameran Foto Ruang Ketiga Di Balai Kota
Anies Meninjau Penataan PKL Di CFD

Anies Meninjau Penataan PKL Di CFD

MINGGU, 03 NOVEMBER 2019 , 15:55:00