Gugat Munaslub, Ketum Gemura Anggap Jabatan OSO di Hanura Cacat Hukum

Politik  RABU, 07 JUNI 2017 , 14:01:00 WIB | LAPORAN:

Gugat Munaslub, Ketum Gemura Anggap Jabatan OSO di Hanura Cacat Hukum

Foto/Istimewa

RMOL. Ketua Umum Ormas Gerakan Muda Nurani Rakyat (Gemura), Oktasari Sabil optimistis gugatannya terkait hasil Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Hanura dikabulkan Majelis Hakim Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) dalam sidang ke-12 yang digelar, Selasa (6/6) kemarin.

Dikatakan Oktasari, dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Partai Hanura sangat jelas hasil Munaslub memutuskan Oesman Sapta Odang (OSO) sebagai Ketua Umum Partai Hanura, cacat secara hukum.

"Itu terbukti dengan paparan di sidang. Di mana saksi ahli dengan gamblang memaparkan bahwa secara organisasi (Munaslub Hanura), terdapat adanya aturan yang dilanggar," kata Oktasari, menanggapi sidang yang digelar PTUN melalui keterangan tertulis ke redaksi, Rabu (7/6).

Menurutnya, dalam sidang dengan agenda mendengarkan keterangan saksi ahli dari penggugat, terlihat jika proses Munaslub sudah sesuai dengan prosedur secara hukum.

"Bukan Munaslub yang tidak sah, Munaslub tetap sah. Namun produk Munaslubnya yang cacat hukum, karena dalam AD/ART diatur, untuk menjadi pengurus atau ketua umum partai, harus menjadi anggota atau kader partai sekurang-kurangnya 2 tahun setelah menjadi kader," kata dia.

Sementara, M Syukur Mandar sebagai saksi ahli organisasi mengatakan, Ketua Umum Hanura saat ini, Oesman Sapta Odang, lanjutnya, bermasalah lantaran tidak memenuhi syarat keanggotaan partai.

"Syarat materiil menjadi ketua umum itu 2 tahun menjadi anggota partai," ujar M Syukur. [ipk]

Komentar Pembaca
Antisipasi Banjir, DKI Keruk Sungai Dan Cek Pompa

Antisipasi Banjir, DKI Keruk Sungai Dan Cek Pompa

SABTU, 19 OKTOBER 2019 , 17:21:00

Pemprov DKI Gelar Pameran Foto Ruang Ketiga Di Balai Kota
Anies Meninjau Penataan PKL Di CFD

Anies Meninjau Penataan PKL Di CFD

MINGGU, 03 NOVEMBER 2019 , 15:55:00