Adi Gerindra 468x100 - Left
PHD RI 468x100 - Right

Hanura Pecat Fitrun Fitriansyah, Tunjuk Aceng Fikri sebagai Plt

Nusantara  MINGGU, 18 JUNI 2017 , 19:22:00 WIB | LAPORAN: SAEFUL ANWAR

Hanura Pecat Fitrun Fitriansyah, Tunjuk Aceng Fikri sebagai Plt

Net

RMOL. Partai Hanura memberi sanksi tegas pada Fitrun Fitriansyah. Partai memberhentikan Fitrun sebagai ketua DPD Provinsi Jawa Barat.

Ihwal pemberhentian Fitrun tertuang dalam Surat Keputusan No : Skep/033/DPP-Hanura/VI/2017. Surat ditandatangani Oesman Sapta Odang dan Sarifuddin Sudding selaku ketua dan Sekjen DPP Partai Hanura tertanggal 14  Juni 2017.

"Memberhentikan Saudara R. Fitrun Fitriansyah sebagai ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Hanura Provinsi Jawa Barat dan mengangkat Saudara Aceng Holik Munawar Fikri sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Partai Hanura Provinsi Jawa Barat," demikian tertulis dalam surat keputusan tersebut.

Dalam surat pemecatan dinyatakan bahwa Fitrun telah melakukan tindakan yang bertentangan dengan azas perjuangan partai, AD/ART dan kode etik Partai Hanura. Keputusan pemberhentian Fitrun dikeluarkan dengan memperhatikan laporan hasil tim audit dan investigasi DPP Partai Hanura atas kinerja dan finansial DPD Partai Hanura Provinsi Jawa Barat tahun 2017.

"Dengan berlakunya Surat Keputusan ini maka surat keputusan DPP Partai Hanura Nomor: SKEP/087/DPP-Hanura/1/2016 tanggal 30 Januari 2016 tentang susunan pengurus DPD Partai Hanura Provinsi Jawa Barat masa bakti 2015-2020 tetap berlaku kecuali menyangkut saudara Fitrun Firmansyah sebagai ketua dewan pimpinan daerah Partai Hanura Provinsi Jawa Barat," demikian isi surat tersebut.

DPP Partai Hanura dalam surat keputusannya juga memerintahkan Aceng Fikri selaku Plt Ketua DPD Hanura Jawa Barat untuk mempersiapkan dan melaksanakan Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) paling lambat dua bulan setelah diterbitkannya surat keutusan. Aceng Fikri tak lain adalah mantan Bupati Garut yang kini aktif di DPD RI sebagai anggota.

Informasi yang dihimpun redaksi, pelanggaran yang pernah dituduhkan kepada Fitrun adalah melakukan penarikan uang deposit garansi kepada calon ketua DPC di 27 kota/kabupaten sebelum digelarnya musyawarah cabang Partai Hanura di seluruh Jabar. Setiap calon dipungut setoran Rp 10 juta per kecamatan dengan alasan untuk pembentukan pengurus anak cabang (PAC).

Pada medio Maret 2017, ratusan kader Hanura dari berbagai daerah di Jawa Barat melakukan unjuk rasa di Kantor DPP Hanura di Jalan Tanjung Karang No. 7 Jakarta. Aksi ini mereka gelar untuk meminta DPP Hanura mengaudit dana milaran rupiah di rekening Fitrun yang berasal dari calon ketua DPC, dan meminta Oesman Sapta cs memecat Fitrun.[dem]

Komentar Pembaca
Prabowo Puji Mahasiswa UBK

Prabowo Puji Mahasiswa UBK

JUM'AT, 18 AGUSTUS 2017 , 21:00:00

Anggota OPM Berikrar Setia NKRI

Anggota OPM Berikrar Setia NKRI

JUM'AT, 18 AGUSTUS 2017 , 19:00:00

Janji Rizieq Diralat

Janji Rizieq Diralat

JUM'AT, 18 AGUSTUS 2017 , 17:00:00

Keakraban TNI-Polri

Keakraban TNI-Polri

KAMIS, 17 AGUSTUS 2017 , 18:00:00

Kursi Kosong DPRD

Kursi Kosong DPRD

JUM'AT, 18 AGUSTUS 2017 , 15:46:00

Tak Terurus

Tak Terurus

JUM'AT, 18 AGUSTUS 2017 , 11:43:00