Nirwasita Tantra 2017, Gubenur Alex Noerdin Paparkan Pengelolaan Lingkungan Hidup Di Sumsel

Nusantara  KAMIS, 06 JULI 2017 , 11:52:00 WIB | LAPORAN: SAEFUL ANWAR

Nirwasita Tantra 2017, Gubenur Alex Noerdin Paparkan Pengelolaan Lingkungan Hidup Di Sumsel
RMOL. Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin memaparkan tentang pengelolaan lingkungan hidup di daerah yang dipimpimpinnya dalam penilaian penghargaan Nirwasita Tantra 2017 di Gedung Rimbawan II Kantor Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Jakarta, Rabu (5/7).

Pada tingkat provinsi, Sumsel bersama Kalimantan Timur, Jawa Timur, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, DKI Jakarta, dan Sumatera Barat sebagai nominator penerima penghargaan garapan KLHK ini.

Dalam paparannya Alex diantaranya menyampaikan tentang suksesnya Provinsi Sumsel menyelenggarakan kegiatan the 1st Asia Bonn Challenge High Level Meeting pada Mei 2017 lalu.

Sumsel bertekat tidak boleh terjadi lagi kebakaran hutan dan lahan dan berupaya bagaimana merestorasi kembali hingga mengembalikan fungsi hutan yang telah terbakar. Peluang restorasi sangat besar di Sumsel melalui Bonn Challenge, kata Alex, bukan bantuan berupa dana yang disalurkan melainkan upaya merestorasi hutan dan lahan.

Langkah kongkrit yang sudah dilakukan dalam upaya restorasi hutan dan lahan diantaranya menemukan metode dan jenis tanaman yang cocok.

"Bonn Challenge menjadi suatu potensi untuk memulai networking, membangun kolaborasi, dan mengembangkan kesempatan untuk mendukung komitmen Sumsel dalam mencapai pertumbuhan hijau. Selain itu ditujukan juga sebagai langkah pencegahan kebakaran hutan dan lahan guna suksesnya Asian Games 2018," terang Alex.

Penilaian sendiri dimulai sejak awal Juni 2017 lalu. Tahapan dimulai dari dokumen kinerja pengelolaan lingkungan hidup, dan dilanjutkan presentasi dan wawancara di hadapan tim penilai dari KLHK.

Setelah penilaian wawancara dan presentasi di depan tim penilai, selanjutnya akan ditentukan siapa yang berhak menjadi jawara. Penghargaan ini merupakan penilaian terhadap kinerja pemerintah daerah dalam pengelolaan lingkungan yang akan diumunkan pada 15 juli bertepatan peringatan hari lingkungan hidup.

Ada 8 provinsi dan 8 Kota serta 12 kabupaten yang masuk tahapan wawancara. Sebelumnya sebanyak 24 provinsi, 40 kota dan 109 kabupaten yang mengikuti tahapan penilaian ini. Kaltim menjadi salah satu provinsi yang dinilai karena aktif dalam mendukung usaha penanggulangan perubahan iklim mulai perencanaan, pelaksanaan dan pelaporan evaluasi.

Dalam penilaianya terdiri dari komitmen kepala daerah untuk mampu merumuskan dan menerapkan kebijakan dan program kerja berbasis pembangunan berkelanjutan guna memperbaiki kualitas lingkungan hidup di daerahnya. Selanjutnya didasarkan atas dokumen status Lingkungan Hidup Daerah (SLHD). Dokumen tersebut menyatakan kondisi, permasalahan, dan kebijakan dan atau program yang ditetapkan dan diterapkan oleh daerah.

Selanjutnya, juara pertama penghargaan Nirwasita Tantra mendapatkan piala bergilir yang dikompetisikan setiap tahun bagi seluruh daerah di seluruh Indonesia.[dem]

Komentar Pembaca
PAN Akan Nobar Film G30S/PKI

PAN Akan Nobar Film G30S/PKI

SELASA, 19 SEPTEMBER 2017 , 17:00:00

Siapa Berani Lawan Gatot?

Siapa Berani Lawan Gatot?

SELASA, 19 SEPTEMBER 2017 , 15:00:00

Biaya Kampanye Tinggi, Korupsi Merajalela

Biaya Kampanye Tinggi, Korupsi Merajalela

SELASA, 19 SEPTEMBER 2017 , 13:00:00

PSSI Tak Berprikemanusiaan

PSSI Tak Berprikemanusiaan

SABTU, 16 SEPTEMBER 2017 , 11:59:00

Terima Majalah RMOL

Terima Majalah RMOL

RABU, 13 SEPTEMBER 2017 , 22:58:00

Satroni DPRD

Satroni DPRD

KAMIS, 14 SEPTEMBER 2017 , 13:05:00