Rini Soemarno Layak Didepak Dari Kabinet Joko Widodo

Politik  SENIN, 17 JULI 2017 , 09:55:00 WIB | LAPORAN: ANDHIKA TIRTA SAPUTRA

Rini Soemarno Layak Didepak Dari Kabinet Joko Widodo

Rini dan Luhut/Net

RMOL. Kabar reshuffle jilid III semakin menguat. Sejumlah pembantu Presiden Joko Widodo yang kerjanya tidak bagus didesak untuk dicopot.

Termasuk Menteri BUMN Rini Soemarno yang namanya masuk untuk diganti dan menjadi bahan analisa dari perubahan wajahan kementerian itu kedepannya.

Hari Purwanto, Direktur Studi Demokrasi Rakyat (SDR) menegaskan kalau Rini layak dipecat. Selain gagal menjadikan BUMN sebagai penggerak ekonomi rakyat sesuai dengan semangat Nawacita, Rini pun dianggap kerap berprilaku sesuka hati.

"Rini Soemarno melakukan tindakan yang kalap dengan langsung memecat Dwina S Widjaja, Dirut PT. Bahana Pembinaan Usaha. Pemecatan tersebut, apakah karena PT. Bahana mengeluarkan analisa akan terjadinya resuffle pada kabinet kerja dan salah satunya pergantian komando kementerian BUMN," ujar Hari Purwanto dalam keterangan persnya, Minggu (17/7).

Padahal, menurut Hari, analisa reshuffle biasa dilakukan oleh pengamat maupun kelompok politik, tetapi dalam analisa perombakan kabinet posisi Rini Soemarno layak diganti.

Rini Soemarno menunjukkan arogansi dan tangan besinya dengan melakukan pemecatan tanpa alasan kepada Dwina S Widjaja, Dirut PT. Bahana Pembinaan Usaha.

"Analisa rutin soal kecenderungan pasar atau trend IHSG ke depan bagi investor itu hal biasa dalam dunia investasi dan sekuritas. Namun karena PT Bahana Sekuritas adalah BUMN dan ketika mengeluarkan analisa ilmiah yang terkait perombakan kabinet, dan dampaknya terhadap IHSG, Rini Soemarno langsung menyikapi dengan kekuatan politik dan kekuasaan," terangnya. [ipk]

Komentar Pembaca
Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

KAMIS, 09 NOVEMBER 2017 , 15:00:00

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

RABU, 08 NOVEMBER 2017 , 13:00:00

Soal Reklamasi, Anies Jangan Cuci Tangan

Soal Reklamasi, Anies Jangan Cuci Tangan

SELASA, 07 NOVEMBER 2017 , 19:00:00

Terima Laporan Kunjungan

Terima Laporan Kunjungan

SELASA, 14 NOVEMBER 2017 , 01:24:00

Bahas Pahlawan Zaman <i>Now</i>

Bahas Pahlawan Zaman Now

SELASA, 14 NOVEMBER 2017 , 04:59:00

Membahas Perkembangan Islam Di Ukraina

Membahas Perkembangan Islam Di Ukraina

SELASA, 14 NOVEMBER 2017 , 10:31:00