Bukan Ormas, Negara Genting Karena Utang

Politik  SENIN, 17 JULI 2017 , 11:26:00 WIB | LAPORAN: SAEFUL ANWAR

Bukan Ormas, Negara Genting Karena Utang

Fahira Idris/Net

RMOL. Undang Undang Nomor 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) masih memadai untuk digunakan pemerintah jika ingin membubarkan suatu ormas yang dianggap bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945. Namun tentunya melalui mekanisme pengadilan sebagai salah satu ciri negara demokrasi.

Demikian disampaikan Anggota DPD Fahira Idris dalam keterangan tertulis, Senin (17/7), menanggapi lahirnya Perppu 2/2017 tentang Ormas.

"Pada Bab Larangan atau pasal 59 ayat 4 UU 17/2013 sudah jelas dinyatakan bahwa ormas dilarang menganut, mengembangkan, serta menyebarkan ajaran atau paham yang bertentangan dengan Pancasila," kata dia seperti dimuat Kantor Berita Politik RMOL, Senin (17/7).

Maka dari itu, dirinya menilai perppu tersebut tak layak untuk diterbitkan karena Indonesia tidak dalam keadaan genting.

Justru kegentingan nyata yang kini dihadapi Indonesia bukan ormas anti Pancasila. Melainkan utang luar negeri yang kian membengkak.

"Yang punya potensi membuat negeri ini genting adalah utang luar negeri kita yang semakin membengkak, bukan soal aturan ormas. Jadi presiden fokus saja menyelesaikan soal utang ini, biarkan menteri-menteri terkait mengurusi ormas-ormas anti pancasila dan menyeret mereka ke pengadilan," pungkas senator asal Jakarta itu. [ipk]

Komentar Pembaca
Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

KAMIS, 09 NOVEMBER 2017 , 15:00:00

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

RABU, 08 NOVEMBER 2017 , 13:00:00

Soal Reklamasi, Anies Jangan Cuci Tangan

Soal Reklamasi, Anies Jangan Cuci Tangan

SELASA, 07 NOVEMBER 2017 , 19:00:00

Terima Laporan Kunjungan

Terima Laporan Kunjungan

SELASA, 14 NOVEMBER 2017 , 01:24:00

Bahas Pahlawan Zaman <i>Now</i>

Bahas Pahlawan Zaman Now

SELASA, 14 NOVEMBER 2017 , 04:59:00

Membahas Perkembangan Islam Di Ukraina

Membahas Perkembangan Islam Di Ukraina

SELASA, 14 NOVEMBER 2017 , 10:31:00