Jokowi Jangan Takut Pecat Menteri Arogan

Politik  SENIN, 17 JULI 2017 , 20:42:00 WIB | LAPORAN: FAHRI HAIDAR

Jokowi Jangan Takut Pecat Menteri Arogan

Jokowi/Net

RMOL. Isu reshuffle kabinet sudah diendus lama. Namun isu ini semakin kencang dan ramai diperbincangkan di publik beberapa hari ini. Sudah beredar baik lewat media maupun pembicaraan-pembicaraan diskusi politik bahwa Presiden Joko Widodo bakal melakukan reshuffle kabinetnya lagi.

"Nama-nama yang santer di media ada beberapa pos yang diganti dan yang hanya kena rotasi pos kementrian saja," kata Koordinator Lingkar Muda Nusantara (Lima NU), Asbit Panatagara, di Gedung PBNU, Jalan Kramat Raya 164, Jakarta Pusat, Senin (17/7).

Asbit mengungkapkan, Minggu (16/7) kemarin terdengar kabar ada direktur salah satu BUMN dipecat tanpa ada alasan. Kabarnya Dirut tersebut dipecat karena membocorkan atau menyebarkan informasi menteri-menteri yang kena reshuffle.

"Atas kajian ilmiah dari PT Bahana Pembinaan Usaha teraebut, Menteri Rini geram dan sampai terjadinya pemecatan langsung terhadap Dirutnya yaitu Dwina S Widjaja. Sungguh itu adalah tindakan arogan yang sangat sewenang-wenang dan tidak terpuji, terlebih seorang Mentri BUMN yang notabenenya sebagai pembantu presiden," ucap Asbit.

Jadi menurut Asbit, Rini Sumarno sangat pantas sekali dipecat oleh Presiden. Asbit menilai,  selama menjadi menteri, Rini tidak mampu memperlihatkan prestasinya yang berarti.

Dia menegaskan, seorang menteri yang tidak bisa memperbaiki kinerja pemerintah memang harus legowo kalau diberhentikan, karena hal itu semua adalah konsekuensi yang diketahui sebelumnya oleh para menteri. Terlebih menteri-menteri yang tidak memiliki prestasi dan arogan.

"Sepertinya Presiden tidak usah ragu untuk memecat pembantunya yang seperti itu, karena selain tidak mampu, juga hanya merusak citra Presiden yang tidak senafas dengan Nawa Cita," tambahnya.

"Sebaiknya pemecatan jabatan Dwina direhabilitasi karena tidak jelas apa kesalahannya. Dan terlebih, beliau sudah menunjukkan kinerjanya selama ini baik-baik saja, tidak pernah ada masalah," pungkasnya. [ipk]

Komentar Pembaca
Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

KAMIS, 09 NOVEMBER 2017 , 15:00:00

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

RABU, 08 NOVEMBER 2017 , 13:00:00

Soal Reklamasi, Anies Jangan Cuci Tangan

Soal Reklamasi, Anies Jangan Cuci Tangan

SELASA, 07 NOVEMBER 2017 , 19:00:00

Terima Laporan Kunjungan

Terima Laporan Kunjungan

SELASA, 14 NOVEMBER 2017 , 01:24:00

Bahas Pahlawan Zaman <i>Now</i>

Bahas Pahlawan Zaman Now

SELASA, 14 NOVEMBER 2017 , 04:59:00

Membahas Perkembangan Islam Di Ukraina

Membahas Perkembangan Islam Di Ukraina

SELASA, 14 NOVEMBER 2017 , 10:31:00