Pemuda Muhammadiyah Sebut Pemerintah Melanggar Konstitusi

Politik  KAMIS, 27 JULI 2017 , 12:41:00 WIB | LAPORAN:

Pemuda Muhammadiyah Sebut Pemerintah Melanggar Konstitusi

Dahnil Anzar Simanjuntak/RMOL Jakarta

RMOL. Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak mengaku setuju dengan pembubaran organisasi masyarakat (ormas) yang coba mengganti ideologi negara, yakni Pancasila dan konstitusi UUD 1945.

"Tidak hanya dibubarkan, Ormas yang berupaya mengubah ideologi negara, konstitusi, dan anti NKRI tidak layak hidup di Indonesia," kata Dahnil kepada Kantor Berita RMOL Jakarta, Kamis (27/7).

Akan tetapi, dirinya tidak setuju kalau pembubaran ormas menggunakan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang Undang (Perppu), seperti yang baru saja dilakukan pemerintah terhadap Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

Menurutnya, pemerintah yang mencoba menyelamatkan konstitusi justru melanggar konstitusi dengan menggunakan Perppu untuk membubarkan ormas.

"Kan pemerintah ingin selamatkan konstitusi, tapi caranya dengan melanggar konstitusi. Pembuktian sebuah ormas melanggar Pancasila atau tidak hanya ada pada subjektifitas pemerintah," kata dia.

Padahal, kata dia, semestinya pembuktian tidak dilakukan subjektif, tetapi dilakukan oleh lembaga pengadilan seperti yang ada di UU Ormas.

"Jadi sebenarnya UU Ormas itu sudah cukup, tak perlu Perppu," tukasnya. [ipk]

Komentar Pembaca
Antisipasi Banjir, DKI Keruk Sungai Dan Cek Pompa

Antisipasi Banjir, DKI Keruk Sungai Dan Cek Pompa

SABTU, 19 OKTOBER 2019 , 17:21:00

Pemprov DKI Gelar Pameran Foto Ruang Ketiga Di Balai Kota
Anies Meninjau Penataan PKL Di CFD

Anies Meninjau Penataan PKL Di CFD

MINGGU, 03 NOVEMBER 2019 , 15:55:00