Cak Imin Minta Banser Tak Galak Pada Bekas Anggota HTI

Politik  KAMIS, 27 JULI 2017 , 21:38:00 WIB | LAPORAN:

Cak Imin Minta Banser Tak Galak Pada Bekas Anggota HTI

Cak Imin/RMOL Jakarta

RMOL. Sebagai negara demokrasi, keputusan tertinggi adalah hukum. Karenanya, semua pihak harus menghormati proses hukum yang telah diambil pemerintah.

Begitu dikatakan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar, usai menerima kedatangan petinggi Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), di markas DPP PKB, Jalan Raden Saleh, Jakarta Pusat, Kamis (27/7).

Pria yang biasa disapa Cak Imin itu mengungkapkan, dengan dibubarkannya HTI oleh pemerintah melalui Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) sejak 19 Juli 2017 menggunakan Perppu Nomor 2 Tahun 2017, maka HTI sudah tidak ada lagi di Indonesia.

Dia pun berharap tak ada lagi persekusi yang diarahkan kepada bekas anggota HTI.

"Sekarang para pendukung atau anggota HTI jangan dimusuhi. Mari kita rangkul dan ajak bicara. Lakukan dialog supaya tidak menjadi permusuhan," kata Imin.

Pesan itu juga berlaku kepada Barisan Ansor Serbaguna Nahdlatul Ulama (Banser NU) yang selama ini dikenal keras menyuarakan pembubaran HTI.

"Semua lah (kita ajak untuk merangkul HTI), terutama Banser supaya tidak galak-galak, tidak lagi keras-kerasan, karena pada dasarnya HTI sudah tidak ada," kata Imin.

Meski demikian, bekas Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi itu meminta komitmen HTI untuk membuktikan bahwa mereka bukanlah pihak yang anti Pancasila dan NKRI.

"HTI harus membuktikan bahwa mereka bagian dari NKRI (bukan anti)," tukasnya. [ipk]

Komentar Pembaca
Antisipasi Banjir, DKI Keruk Sungai Dan Cek Pompa

Antisipasi Banjir, DKI Keruk Sungai Dan Cek Pompa

SABTU, 19 OKTOBER 2019 , 17:21:00

Pemprov DKI Gelar Pameran Foto Ruang Ketiga Di Balai Kota
Anies Meninjau Penataan PKL Di CFD

Anies Meninjau Penataan PKL Di CFD

MINGGU, 03 NOVEMBER 2019 , 15:55:00