Adi Gerindra - Selamat Anies Sandi
Verified Logo

Hatta Minta Umat Islam Terus Hidupkan Tradisi Keilmuan

Nasional  JUM'AT, 11 AGUSTUS 2017 , 15:46:00 WIB | LAPORAN: SAEFUL ANWAR

Hatta Minta Umat Islam Terus Hidupkan Tradisi Keilmuan

Hatta Rajasa/Net

RMOL. Umat Islam sudah saatnya kembali menghidupkan tradisi keilmuan, menumbuhkan intelektual Islam, agar Islam bangkit dan memberikan sumbangan bagi tatanan dunia baru yang lebih adil, harmonis, dan damai.

Begitu disampaikan mantan Menko Perekonomian, era Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY), Hatta Rajasa saat menjadi khatib Shalat Jumat, di Masjid Salman ITB, Bandung, Jawa Barat, Jumat (11/8).

"Kuncinya adalah penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi. Tidak ada jalan pintas, selain kembali kepada Al Quran dan Assunah, serta menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi," kata Hatta Rajasa.

Hatta menjelaskan, ada tiga fakta pergerakan keilmuan dalam masyarakat yang pada gilirannya melahirkan para ilmuwan Islam yang memberikan sumbangsih besar dalam inovasi di berbagai bidang.

Pertama, kata dia, menjamurnya perpustakaan umum di Baghdad, Cordoba, Sevilla, Kairo, Quds, Damascuss, Tripoli, Madinah, Yaman, dan Wakas.

"Ironisnya sebagian kota-kota tersebut saat ini dalam kondisi yang menyedihkan, kalau tidak ingin dikatakan luluh-lantak," kata mantan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) ini.

Kedua, lanjutnya, menjamurnya majelis-majelis ilmu (lembaga penelitian) yang merangsang masyarakat umum untuk berdialog, berdiskusi, meneliti yang pada gilirannya dapat melahirkan penemuan-penemuan baru.

"Dan yang ketiga, menjadikan infak untuk ilmu, sebagai sedekah dan sarana mendekatkan diri pada Allah," tegasnya.

Hatta yang juga alumnus Insitut Teknologi Bandung (ITB) tersebut menambahkan, secara geopolitik dan ekonomi, umat Islam dapat melihat dan merasakan peran umat Islam dalam tatanan global tengah mendapatkan tekanan dan ujian yang berat. Di kawasan timteng (middle east) dan sebagian Afrika, misalnya, dapat dikatakan sebagai kawasan yang tidak stabil, perang dan penuh ketidakpastian. Di Irak, Syria, Libya, Palestina, Afghanistan dan Yaman, umat Islam hidup dalam situasi yang amat menyedihkan. Kehancuran hampir terjadi setiap hari.

"Kehidupan umat islam yang merupakan minoritas di negara-negara tertentu pun mengalami tekanan yang tidak ringan, seperti yang dialami saudara-saudara kita di rohingya, myanmar," ujar Hatta.

Untuk itu, Hatta menyebut, bangsa Indonesia setidaknya juga perlu bersyukur, bahwa umat islam masih dapat menjalankan kehidupan yang jauh lebih baik.

Atas fakta itu pula, lanjutnya, sudah menjadi kemestian bahwa bangsa Indonesia, khusunya muslim, ikut ambil bagian dalam memajukan Islam di tingkat global.

"Kunci kemajuan islam pada masa itu karena diletakkannya alquran dan as-sunnah sebagai fondasi (fundamental) yang mengatur kehidupan masyarakat," ujarnya.

Berkembang pesatnya peradaban Islam, tentu juga tidak terlepas karena tradisi keilmuan (intelektual) yang sejatinya melembaga dalam Alquran. Allah SWT menciptakan manusia ke muka bumi sebagai khalifah untuk memakmurkan alam semesta.

"Tidak mungkin kita bisa melaksanakan tugas-tugas tersebut tanpa menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek). inilah yang menjadi ciri utama dari masyarakat islam abad pertengahan, yaitu mengembangkan ilmu pengetahuan," ujar Hatta. [ipk]

Komentar Pembaca
Kali Ini, Khofifah Pasti Menang!

Kali Ini, Khofifah Pasti Menang!

SELASA, 17 OKTOBER 2017 , 19:00:00

Singgung Pribumi, Anies Menyulut Perpecahan

Singgung Pribumi, Anies Menyulut Perpecahan

SELASA, 17 OKTOBER 2017 , 17:00:00

Anies Apresiasi Tiga Eks Gubernur DKI

Anies Apresiasi Tiga Eks Gubernur DKI

SELASA, 17 OKTOBER 2017 , 15:00:00

Next Apps.4.0

Next Apps.4.0

SELASA, 10 OKTOBER 2017 , 16:34:00

Rakor FKDM

Rakor FKDM

JUM'AT, 13 OKTOBER 2017 , 15:15:00

Panglima TNI di FFN

Panglima TNI di FFN

RABU, 11 OKTOBER 2017 , 20:59:00

DPW PPP DKI JAKARTA