232 Kendaraan Ditindak Dalam Razia Penunggak Pajak

Peristiwa  JUM'AT, 11 AGUSTUS 2017 , 18:22:00 WIB | LAPORAN: LOPI KASIM

232 Kendaraan Ditindak Dalam Razia Penunggak Pajak

Foto/RMOL Jakarta

RMOL. Badan Pajak dan Retribusi Daerah DKI Jakarta bersama aparat kepolisian dari Samsat Jakarta Pusat menggelar razia dengan sasaran penunggak pajak kendaraan bermotor, di Jalan Lapangan Banteng Selatan, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Jumat (11/8).

Razia yang dimulai pukul 14:00 WIB hingga 16:00 WIB tersebut memberhentikan ratusan pengendara yang mayoritas adalah para pengemudi sepeda motor.

"Total kendaraan yang diberhentikan saat operasi sebanyak 232 kendaraan. Dari total tersebut, sekitar 157 kendaraan roda dua dan 75 kendaraan roda empat kami lakukan pengecekan terkait surat-surat berkendara," kata AKP Frans Sihombing, Kanit Samsat Jakarta Pusat di lokasi.

Dari total jumlah kendaraan yang diberhentikan, terdapat 39 kendaraan yang ditilang pihak kepolisian. Sebanyak 11 kendaraan bermasalah terkait PKB/BBNKB. Sedangkan sisanya ditindak tak memiliki SIM.

"Jadi kami mencatat sebanyak 39 kendaraan yang melanggar. Ada 30 unit sepeda motor dan 9 mobil. Sedangkan kendaraan yang ditahan sebanyak 4 unit sepeda motor lantaran tak bisa menunjukkan STNK kendaraan," ujarnya.

Razia yang dilakukan kali ini dikhususkan untuk para penunggak pajak. Namun bukan berarti yang tak memiliki SIM bisa lolos dari operasi.

Frans menambahkan, razia kali ini diberlakukan pemutihan denda pajak.

"Kalau pemutihan itu nggak pakai dendanya. Biasanya kalau telat sehari saja kan ada denda yang terus berlipat dari hari ke hari. Nah bulan ini dendanya dihapuskan. Kami berlakukan sampai tanggal 31 Agustus," tutur Frans.

Menurut Frans, operasi dilakukan berpindah-pindah. Namun, pihaknya tak bisa memberitahukan titik mana saja yang akan dilakukan razia dalam sebulan ke depan.

"Operasi ini akan kami lakukan berpindah-pindah. Tentu dimana saja letaknya dan hari-harinya nggak bisa kami kasih tahu. Nanti malah nggak ada yang lewat pas operasi. Razia sifatnya rahasia. Yang jelas, di titik yang sama, akan kami lakukan selama dua minggu sekali. Jadi nanti di Jalan Lapangan Banteng Selatan, kira-kira akan ada razia lagi dua minggu dari sekarang," pungkasnya. [ipk]

Komentar Pembaca
Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

KAMIS, 09 NOVEMBER 2017 , 15:00:00

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

RABU, 08 NOVEMBER 2017 , 13:00:00

Soal Reklamasi, Anies Jangan Cuci Tangan

Soal Reklamasi, Anies Jangan Cuci Tangan

SELASA, 07 NOVEMBER 2017 , 19:00:00

Jokowi Injak Merah Putih

Jokowi Injak Merah Putih

SENIN, 03 OKTOBER 2016 , 08:35:00

Seks Kilat Ala Gadis Belia di Salon Plus Benhil (4-Habis)
Juri Lomba Masak

Juri Lomba Masak

SENIN, 13 FEBRUARI 2017 , 14:28:00