Polisi Bekuk Sindikat Penipu ATM

Peristiwa  SELASA, 15 AGUSTUS 2017 , 08:37:00 WIB | LAPORAN: HADI WIJAYA

Polisi Bekuk Sindikat Penipu ATM

Foto/RMOL Jakarta

RMOL. Satuan Reskrim Polres Metro Jakarta Barat menangkap empat dari enam pelaku sindikat tukar ATM yang beroperasi di Kawasan Tamansari, Jakbar.

Keempat pelaku yakni, S, IM, SJ, AZ. Sedangkan, dua pelaku lainnya berinisial W dan R.

"Jadi modus dari salah satu pelaku berinisial S mengaku sebagai orang Brunei. Dia berpura-pura ingin menjual ratusan unit HP kepada si calon korban. Kemudian si pelaku pura-pura tidak tahu alamat pusat penjualan seluler (Roxy)," kata Kasat Reskrim, AKBP, Andi Adnan Syafruddin di Mapolres Jakarta Barat, Senin (14/8).

"Kemudian si pelaku menanyakan alamat itu kepada si calon korban untuk menunjukan lokasi pusat penjualan seluler."

Selanjutnya, setelah itu datang pelaku lain yang pura-pura tidak kenal dengan pelaku pertama. Dan mengaku sebagai pengusaha dari Bone, Sulawesi Selatan. Setelah siasat kedua pelaku dijalankan dengan menyepakati pembelian HP, si korban pun diajak ke gerai ATM.

Sesampainya di ATM, kedua pelaku melihatkan saldo ATM masing-masing untuk meyakinkan si korban. Kemudian pelaku S meminjam ATM si korban untuk tempat transferan dengan dijanjikan keuntungan 15 persen dari penjualan HP.

"Jadi pas si korban percaya setelah melihat saldo fiktif si pelaku. Akhirnya si korban pun mengecek saldo ATM-nya. Tanpa disadari sipelaku sudah melihat pin ATM korban. Setelah itu, si pelaku pura-pura melihat dan memegang ATM korban. Begitu lengah, kemudian si pelaku menukar ATM korban dengan kartu yang sama," pungkas Andi.

Andi menambahkan, dengan memanfaatkan kelengahan si korban, dimana pin ATM-nya sudah diintip sipelaku. Korban diantar kembali ke hotel tempatnya menginap.

"Isi saldo ATM si korban langsung dikuras oleh pelaku, dengan cara dikirim ke berbeda rekening," tambahnya.

Dari hasil penangkapan para pelaku. Polisi mengamankan barang bukti 47 kartu ATM, 1 buah HP, 2 buah BPKB. Sedangkan polisi menjerat para pelaku dengan pasal 378 KUHP dengan ancaman 4 tahun penjara. [ipk]

Komentar Pembaca
Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

KAMIS, 09 NOVEMBER 2017 , 15:00:00

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

RABU, 08 NOVEMBER 2017 , 13:00:00

Soal Reklamasi, Anies Jangan Cuci Tangan

Soal Reklamasi, Anies Jangan Cuci Tangan

SELASA, 07 NOVEMBER 2017 , 19:00:00

Jokowi Injak Merah Putih

Jokowi Injak Merah Putih

SENIN, 03 OKTOBER 2016 , 08:35:00

Seks Kilat Ala Gadis Belia di Salon Plus Benhil (4-Habis)
Juri Lomba Masak

Juri Lomba Masak

SENIN, 13 FEBRUARI 2017 , 14:28:00