Megawati Minta Sekolah Jangan Jadikan Pancasila Cuma Hapalan

Ragam  RABU, 06 SEPTEMBER 2017 , 17:38:00 WIB | LAPORAN:

Megawati Minta Sekolah Jangan Jadikan Pancasila Cuma Hapalan

Mega Terima Siswa Berprestasi/Ist

RMOL. Ketua Dewan Pengarah Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP), Megawati Soekarno Putri meminta setiap sekolah menanamkan rasa nasionalisme kepada peserta didik. Salah satunya adalah dengan melalui melalui pendidikan karakter.

Pesan ini disampaikannya saat menerima rombongan siswa berprestasi dari Sekolah Internasional Global Sevilla di Kantor UKP-PIP, Jakarta Pusat, Rabu (6/9).

"Semua pelajaran itu harus diisi pendidikan karakter. Jangan sampai Pancasila itu hanya menjadi sebuah hafalan saja, tapi bagaimana nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dapat diajarkan dan dilakukan," kata Pendiri dan Pembina Global Sevilla Schools, Omi Komaria Madjid, menyampaikan pesan Megawati kepada awak media.

"Pendidikan karakter mesti menjadi bagian untuk menanamkan rasa nasionalisme kepada anak-anak. Yang terpenting, pendidikan karakter bukan sebatas teori, namun harus diimplemantasikan kedalam kehidupan sehari-hari," tambahnya.

Selain itu, Megawati juga berpesan kepada siswa Global Sevilla yang akan berangkat ke Yale University, Amerika Serikat guna mewakili Indonesia dalam kompetisi internasional World Scholar’s Cup (WSC) 2017, agar menjaga nama baik Indonesia dan menunjukan sikap seorang yang pancasilais.

"Siswa-siswa diberi pesan oleh Ibu Mega untuk tetap semangat dan menjunjung tinggi nama bangsa indonesia yang ramah dan toleran. Kibarkan semangat Pancasila di sana," ujar istri dari Almarhum Nurcholis Madjid ini.

Lebih lanjut Omi mengungkapkan, apa yang disampaikan Megawati tersebut sebetulnya telah diterapkan Global Sevilla. Salah satu program pembentukan karakter siswa yang dilakukan oleh Sekolah Global Sevilla adalah melalui metode "mindfulness practices".

"Metode tersebut mengajarkan siswa untuk menjaga pikiran tetap fokus, guna meningkatkan kemampuan konsentrasi dan daya ingat mereka serta sekaligus memberikan kedamaian pikiran," ungkapnya.

Lebih lanjut Omi mengakui bahwa guru sebagai salah satu ujung tombak keberhasilan pendidikan perlu melakukan inovasi pembelajaran. Dengan demikian, nilai-nilai karakter bangsa dapat dipadukan dengan kurikulum pendidikan yang ada.

"Kami juga  menyadari bahwa sekolah adalah lingkungan terdekat bagi pelajar setelah keluarga mereka, sehingga sekolah dapat sangat berperan dalam pembentukan karakter anak," paparnya.

Sedangkan terkait kebehasilan siswanya maju ke babak WSC Tournament of Champions di Yale University, Amerika, Omi mengungkapkan, sebelumnya, siswa Global Sevilla terlebih dahulu melalui babak Asean Round dan Global Round yang diadakan di Hanoi dan Athena.  

"Ini merupakan prestasi tertinggi yang berhasil diraih, setelah 4 tahun mengikuti ajang kompetisi tingkat dunia ini. Di Global Round siswa-siswi Global Sevilla Schools berhasil meraih 96 medali emas dan 85 medali perak sehingga berhak maju ke babak champions. Bahkan salah satu siswa Global Sevilla juga berhasil meraih penghargaan terbaik se-Asia Tenggara," pungkas dia. [zul]

Komentar Pembaca
Gedung DPR Kebakaran

Gedung DPR Kebakaran

SENIN, 24 FEBRUARI 2020 , 13:55:07

30 Tahun MURI, Bakti Sosial ke Kampung Sumur

30 Tahun MURI, Bakti Sosial ke Kampung Sumur

SELASA, 11 FEBRUARI 2020 , 11:44:12

Kementerian Kominfo: Deklarasi JMSI Penting Dan Perlu Diapresiasi
Anies Datangi Korban Banjir Di Kalideres

Anies Datangi Korban Banjir Di Kalideres

KAMIS, 02 JANUARI 2020 , 13:06:00

Rezeki Banjir

Rezeki Banjir

KAMIS, 02 JANUARI 2020 , 18:37:00

Makan Bersama Pengungsi

Makan Bersama Pengungsi

JUM'AT, 03 JANUARI 2020 , 15:53:00