Soal Pendamping, Dedi Mulyadi Serahkan ke Mekanisme Partai

Nusantara  KAMIS, 07 SEPTEMBER 2017 , 16:25:00 WIB | LAPORAN: LOPI KASIM

Soal Pendamping, Dedi Mulyadi Serahkan ke Mekanisme Partai

Foto: RMOL Jakarta

RMOL. Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi mengaku, dirinya tidak pernah memilih-milih pasangan dan menyerahkan siapa yang akan menjadi pasangannya dalam Pilkada Jawa Barat 2018 mendatang ke mekanisme partai.

Disebutkan Dedi, dirinya memiliki visi dan misi untuk menjadikan Jawa Barat menjadi kawasan Islam yang memiliki ciri khas dan menekankan pada pembangunan berkeadilan sesuai karakteristik kebudayaan Nusantara.

"Sampai hari ini kita baru sampai pada tingkat konsolidasi dengan masyarakat dan bertemu tokoh setiap hari sembari menunggu rekomendasi dari DPD Partai Golkar," kata Dedi di Aula Gedung Pegadaian, Jalan Kramat Raya, Senen, Jakarta Pusat, Kamis siang (7/9).

Saat ini, Dedi menyebutkan ada sejumlah partai yang mulai mendekat dan berkomunikasi dengan untuk mengusung dirinya seperti partai PDI Perjuangan dan Hanura.

"Pendamping saya belum, bagi saya semua orang cocok menjadi pendamping saya asalkan diputuskan partainya. Saya tidak pilih-pilih, dan cocok berdampingan dengan siapapun," katanya.

Soal elektabilitas, Dedi mengaku yakin tingkat elektabilitasnya terus mengalami peningkatan dan hal itu akan terlihat saat sejumlah lembaga survei yang akan merilis hasil surveinya dalam dua pekan ke depan.

"Lobi partai memang belum, tapi komunikasi lintas partai dengan sejumlah tokoh hampir setiap hari karena mereka adalah sahabat saya. Tapi paling utama kita tunggu internal dari partai Golkar terlebih dahulu yang akan disampaikan akhir tahun," tutur Dedi.

Ditambahkan Dedi, dirinya menghormati keberadaan poros baru yang digalang Partai Demokrat yang artinya memiliki suasana baru, meski belum muncul figur di partai tersebut karena masih menunggu pengumuman setiap partai.

"Kalau politik saya tidak akan misal-misal, jadi kita hormati keputusan partai," pungkasnya.

Di Aula Pegadaian tersebut, Dedi memberikan kuliah umum dihadiri ratusan mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia dengan tema 'Mendialogkan dan Meneguhkan Relasi Agama dan Budaya di Nusantara'. Dedi juga memberikan secara simbolis Beasiswa S2 bagi mahasiswa jurusan Islam Nusantara.[ade]

Komentar Pembaca
Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

KAMIS, 09 NOVEMBER 2017 , 15:00:00

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

RABU, 08 NOVEMBER 2017 , 13:00:00

Soal Reklamasi, Anies Jangan Cuci Tangan

Soal Reklamasi, Anies Jangan Cuci Tangan

SELASA, 07 NOVEMBER 2017 , 19:00:00

Terima Laporan Kunjungan

Terima Laporan Kunjungan

SELASA, 14 NOVEMBER 2017 , 01:24:00

Bahas Pahlawan Zaman <i>Now</i>

Bahas Pahlawan Zaman Now

SELASA, 14 NOVEMBER 2017 , 04:59:00

Membahas Perkembangan Islam Di Ukraina

Membahas Perkembangan Islam Di Ukraina

SELASA, 14 NOVEMBER 2017 , 10:31:00