Ulas Korupsi Heli AW 101, Majalah Keadilan Hilang di Pasaran

Politik  RABU, 13 SEPTEMBER 2017 , 21:32:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Ulas Korupsi Heli AW 101, Majalah Keadilan Hilang di Pasaran
RMOL. Pemimpin Redaksi Majalah Keadilan, Toni Hasyim, tidak tahu apa yang menyebabkan majalah Keadilan tidak ada di pasaran.

"Iya benar (hilang dari pasaran), sedang dilacak oleh bagian distribusi kita," kata Toni melalui sambungan telepon, Rabu (14/9).

Toni menuturkan harusnya majalah beredar Selasa (12/9) pagi, namun hingga berita ini diturunkan, banyak pelanggan yang bertanya kenapa majalah belum sampai ke tangan mereka.

Majalah Keadilan edisi 06-2017 yang hilang di pasaran menampilkan cover story bertema "Perang Bintang Kasus AW 101", lengkap dengan gambar Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo Vs Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) TNI Marsekal (Purn) Agus Supriatna.

"Kebanyakan yang komplain dari pelanggan di Jakarta Timur dan Jakarta Pusat. Kemungkinan besar yang borong instansi-instansi militer. Kita tahu di dua wilayah itu, terutama Jakarta Timur banyak instansi militer," duga Toni.

Toni mengungkapkan majalahnya mengupas kasus korupsi pembelian helikopter
AgustaWestland (AW) 101. Panglima menuduh beberapa perwira TNI-AU terlibat korupsi. Dalam pemberitaan juga memuat sanggahan dari sumber-sumber di TNI-AU.

Di bagian lainnya, majalah mengulas adanya friksi antar elite milier di balik pembelian helikopter tersebut. Sebagai solusi Presiden Jokowi harus turun tangan.

"Ini nampaknya bukan korupsi murni, tapi ada persaingan dalam elite militer termasuk di Kemenhan. Karena sudah tiga bulan kasus berjalan tapi belum ada perkembangan berarti, belum ada penjelasan dari Mabes TNI dan KPK tentang konstruksi perkaranya," kata Toni.

"Dalam konstruksi perkara yang utuh, saya lihat dalam kasus ini Presiden Jokowi, Mensesneg, Menhan, Menkeu, Menteri PPN/Kepala Bappenas dan banyak pejabat tinggi lain harus dimintai keterangan," demikian Toni.[ade]



Komentar Pembaca
Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

KAMIS, 09 NOVEMBER 2017 , 15:00:00

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

RABU, 08 NOVEMBER 2017 , 13:00:00

Soal Reklamasi, Anies Jangan Cuci Tangan

Soal Reklamasi, Anies Jangan Cuci Tangan

SELASA, 07 NOVEMBER 2017 , 19:00:00

Terima Laporan Kunjungan

Terima Laporan Kunjungan

SELASA, 14 NOVEMBER 2017 , 01:24:00

Bahas Pahlawan Zaman <i>Now</i>

Bahas Pahlawan Zaman Now

SELASA, 14 NOVEMBER 2017 , 04:59:00

Membahas Perkembangan Islam Di Ukraina

Membahas Perkembangan Islam Di Ukraina

SELASA, 14 NOVEMBER 2017 , 10:31:00