DPRD Akan Evaluasi Pengelolaan Parkir di Pasar Tradisional

Politik  KAMIS, 14 SEPTEMBER 2017 , 11:16:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

DPRD Akan Evaluasi Pengelolaan Parkir di Pasar Tradisional

Ilustrasi/Net

RMOL. DPRD DKI Jakarta berencana mengkaji pengelolaan parkir di sejumlah lokasi pasar tradisional milik PD Pasar Jaya yang telah dikelola Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Perpakiran.

Ketua Komisi C DPRD DKI Jakarta, Santoso mengatakan, langkah ini dilakukan untuk mengetahui seberapa besar manfaat pengelolaan parkir di pasar tradisional terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) DKI.

"Kita ingin tahu apakah parkir yang sebelumnya dikelola PD Pasar Jaya kemudian dialihkan ke BLUD Perparkiran bermanfaat bagi Pemprov DKI," kata Santoso, Kamis (14/9).

Dia pun meminta BLUD Perparkiran menyajikan data lengkap pada rapat kerja lanjutan dengan jajarannya ke depan.

Sebab, dalam rapat sebelumnya, data yang disajikan BLUD yang berada di bawah Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta ini belum menggambarkan hasil pendapatan parkir dari pasar tradisional.

"Jadi data yang diberikan kepada Komisi C masih absurd. Karena itu kami minta disajikan lebih lengkap di rapat berikutnya," ujar Santoso yang juga Ketua DPD Partai Demokrat Jakarta.

Diketahui, BLUD Perparkiran Dishub DKI mengambil alih pengelolaan lahan parkir di pasar-pasar milik PD Pasar Jaya sejak 1 Agustus 2016 lalu.

Secara keseluruhan, PD Pasar Jaya memiliki 153 aset di seluruh DKI, namun yang aktif sebagai pasar sebanyak 147. Namun hanya 35 pasar yang lahan parkirnya dikelola Dishub DKI.

Setelah pengambilalihan pengelolaan tersebut, akan ada kenaikan tarif parkir untuk kendaraan mobil di pasar-pasar PD Pasar Jaya. Kenaikan hanya untuk tarif masuk mobil di jam pertama dari Rp 3.000 menjadi Rp 4.000. Tarif setiap jam berikutnya masih sama yakni Rp 2.000 per jam.

Adapun sepeda motor tidak mengalami kenaikan yakni Rp 2.000 untuk satu jam pertama, selanjutnya Rp 1.000 per jam.[ade]

Komentar Pembaca
Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

KAMIS, 09 NOVEMBER 2017 , 15:00:00

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

RABU, 08 NOVEMBER 2017 , 13:00:00

Soal Reklamasi, Anies Jangan Cuci Tangan

Soal Reklamasi, Anies Jangan Cuci Tangan

SELASA, 07 NOVEMBER 2017 , 19:00:00

Terima Laporan Kunjungan

Terima Laporan Kunjungan

SELASA, 14 NOVEMBER 2017 , 01:24:00

Bahas Pahlawan Zaman <i>Now</i>

Bahas Pahlawan Zaman Now

SELASA, 14 NOVEMBER 2017 , 04:59:00

Membahas Perkembangan Islam Di Ukraina

Membahas Perkembangan Islam Di Ukraina

SELASA, 14 NOVEMBER 2017 , 10:31:00