DPRD: SP Pasar Jaya Tidak Anti Perubahan

Politik  RABU, 20 SEPTEMBER 2017 , 13:56:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

DPRD: SP Pasar Jaya Tidak Anti Perubahan
RMOL. Unjuk rasa Serikat Pegawai (SP) PD Pasar Jaya di Balai Kota ditanggapi Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat.

Ia menilai keputusan pihak PD Pasar Jaya mengambil tenaga profesional sudah tepat. Di mata Djarot, pengambilan tenaga profesional merupakan perubahan lebih baik. Bahkan Djarot menyuruh karyawan keluar dari PD Pasar Jaya jika merasa tidak nyaman.

"Kalau nggak kerasan (betah) ya keluar saja, kan enak. Trus mereka kerja apa? Saya bilang ya, Pak Arief (Dirut PD Pasar Jaya) ini kontribusinya bagus," kata Djarot di Balai Kota, Selasa (19/9).

Pernyataan Djarot itu ditanggapi anggota Komisi B Fraksi Partai Demokrat DPRD DKI Jakarta, Achmad Nawawi, sebagai penilaian sepihak. Menurutnya, Djarot hanya mendapat informasi dari pihak PD Pasar Jaya tanpa melalui comparison of information.

"Kami Fraksi Partai Demokrat pernah menerima Serikat Pegawai (SP) PD Pasar Jaya, mereka menyampaikan keresahan mereka, terutama terkait dengan pengangkatan tenaga profesional di PD Pasar Jaya. Tidak ada sama sekali penolakan asalkan tenaga yang diangkat berasal dari kalangan profesional," kata Nawawi, Rabu (20/9).

Nawawi mengungkap alasan penolakan Serikat Pegawai terhadap masuknya tenaga profesional karena melanggar aturan.

"Serikat Pegawai Pasar Jaya menolak masuknya tenaga profesional yang melanggar aturan PD Pasar Jaya terkait tahapan seleksi, persyaratan yang harus dipenuhi, dan pemberian gaji," ujar Nawawi.

"Justru keberadaan SP adalah memberi masukan untuk kebijakan perusahaan dalam melakukan pembenahan, sebagai mitra perusahaan," lanjut pria yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua IV DPD Partai Demokrat DKI Jakarta itu.

Bahkan, lanjut Nawawi, SP sangat terbuka menerima perubahan, tetapi perubahan tersebut sesuai aturan yang ada.

"Perubahan menjadi lebih baik bila dilakukan tanpa menumbuhkan benih-benih kesenjangan diantara pegawai," tegas Nawawi.

Oleh sebab itu, Nawawi meminta Gubernur Djarot mendengar aspirasi yang disampaikan SP PD Pasar Jaya.

"Kita minta agar Gubernur dapat mendengarkan aspirasi mereka secara langsung, mendapat informasi secara berimbang," tandas Nawawi.[dem]

Komentar Pembaca
Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

KAMIS, 09 NOVEMBER 2017 , 15:00:00

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

RABU, 08 NOVEMBER 2017 , 13:00:00

Soal Reklamasi, Anies Jangan Cuci Tangan

Soal Reklamasi, Anies Jangan Cuci Tangan

SELASA, 07 NOVEMBER 2017 , 19:00:00

Jokowi Injak Merah Putih

Jokowi Injak Merah Putih

SENIN, 03 OKTOBER 2016 , 08:35:00

Seks Kilat Ala Gadis Belia di Salon Plus Benhil (4-Habis)
Juri Lomba Masak

Juri Lomba Masak

SENIN, 13 FEBRUARI 2017 , 14:28:00