Waspada, Gas 12 Kg Suntikan Marak Beredar

Hukum  KAMIS, 21 SEPTEMBER 2017 , 14:18:00 WIB | LAPORAN: ANDHIKA TIRTA SAPUTRA

Waspada, Gas 12 Kg Suntikan Marak Beredar

Ilustrasi/Net

RMOL. Bagi Anda pengguna gas elpiji 12 Kg harus lebih teliti memeriksa berat isi tabung gas yang dibeli. Jika tida, Anda akan tertipu karena banyak beredar gas elpiji 12 Kg tidak sesuai dengan isinya.

Polisi berhasil membongkar sindikat suntik tabung gas ini di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Bismo Teguh Prakoso didampingi Kanit Krimsus Polres Jaksel AKP Iskandar menjelaskan komplotan itu beraksi dengan modus menjadi agen penjual gas 12 kg.

Padahal, tabung gas 12 Kg itu diisi dengan dari tabung gas 3 Kg. Motifnya mencari keuntungan lebih. Sebab harga gas tabung 3 Kg lebih murah karena disubsidi pemerintah. Jika diisi ke tabung 12 Kg maka harganya akan lebih mahal.

Tersangka mencari keuntungan dari perbedaan harga tersebut. Apalagi gas 12 Kg kerap tidak cocok timbangannya karena kebanyak hanya berisi 9 kg.

Tersangka ada yang berperan memberi modal, ada sopir dan ada satu yang bagian mendistribusikan.

Sepak terjang komplotan itu sudah beraksi sejak empat bulan lalu. Pada dua bulan pertama, mereka mencari pembeli dan tabung gas kosong ukuran 12 kilogram serta tabung gas kosong ukuran 3 Kg.

Gas 3 kilogram dibeli dari warga tidak mampu. Setelah mendapat banyak tabung gas 3 Kg mereka menukarkannya di agen untuk membeli yang penuh.

"Modal yang dibutuhkan untuk memeroleh gas melon tidak sampai 30 ribu. Tabung-tabung gas 3 kilo yang sudah terisi kemudian dipindahkan isinya ke tabung gas 12 kilo dengan cara disuntik menggunakan jarum besi," kata AKBP Bismo, Kamis (21/9).

Setelah itu, gas 12 Kg yang hanya berisi 9 Kg dijual ke warung-warung di daerah Kemang, Kebayoran Lama, Ciledug, dan sekitarnya. Mereka menjual harga normal mulai dari Rp 120 ribu hingga Rp 130 ribu.

Dalam sehari komplotan tersebut bisa mendistribusikan 15 tabung gas dengan menggunakan mobil bak. Polisi mengetahui praktik pengoplosan tabung gas itu dari laporan warga.

Adapun praktik pengoplosan dilakukan di sebuah rumah dan tetangga kerap mencium bau gas dari rumah tersebut.

Akibat perbuatannya tersangka terancam Pasal 62 ayat (1) jo Pasal 8 ayat 1 jo pasal 9 ayat 1 UU RI No. 8 tahun 1999 tentang perlindunga konsumen dan pasal 55 UU RI No. 22 tahun 2001 tentang minyak dan gas bumi ancaman hukuman 5 tahun penjara.[dem]

Komentar Pembaca
Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

KAMIS, 09 NOVEMBER 2017 , 15:00:00

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

RABU, 08 NOVEMBER 2017 , 13:00:00

Soal Reklamasi, Anies Jangan Cuci Tangan

Soal Reklamasi, Anies Jangan Cuci Tangan

SELASA, 07 NOVEMBER 2017 , 19:00:00

Jokowi Injak Merah Putih

Jokowi Injak Merah Putih

SENIN, 03 OKTOBER 2016 , 08:35:00

Seks Kilat Ala Gadis Belia di Salon Plus Benhil (4-Habis)
Juri Lomba Masak

Juri Lomba Masak

SENIN, 13 FEBRUARI 2017 , 14:28:00