FLKPI dan LPAI Bakal Gelar Sejuta Telapak Tangan Cinta untuk Rohingya di Arena CFD

Sosial  SABTU, 23 SEPTEMBER 2017 , 09:11:00 WIB | LAPORAN:

FLKPI dan LPAI Bakal Gelar Sejuta Telapak Tangan Cinta untuk Rohingya di Arena CFD

Aksi Cinta Untuk Rohingya/Ist

RMOL. Forum Lintas Komunitas Pendongeng Indonesia (FLKPI), Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) dan Dompet Dhuafa menggelar aksi simpatik "Sejuta Telapak Tangan Cinta Untuk Rohingya". Aksi ini sudah dimulai secara massive di beberapa kota di Indonesia sejak awal September 2017 lalu. Puncaknya, besok (Minggu, 24/9) mereka akan menggelar kegiatan tersebut di arena Car Free Day (CFD), Bundaran HI, Jakarta Pusat.
 
"Dari aksi simpatik yang sudah kami lakukan sejak awal September lalu, telah terkumpul ribuan cap telapak tangan anak-anak dari ratusan sekolah di Indonesia. Cap tangan tersebut dicantumkan di atas bentangan kain putih sepanjang hampir satu kilometer," kata Iman Surahman, selaku inisiator Gerakan #TelapakTanganCintaUntukRohingya, saat dihubungi, Sabtu (23/9).

Melalui aksi ini, lanjut dia, ia dengan seluruh elemen yang terlibat ingin mengedukasi anak-anak agar bisa menyikapi tragedi kemanusian yang terjadi di Rohingya dengan benar. Jangan anak-anak memiliki persepsi yang keliru tentang peristiwa pilu, kengerian, kebiadaban yang menimpa 1,1 juta warga Rohingya yang sebagian diantara mereka merupakan anak-anak

"Kita mengedukasi anak-anak dan memfasilitasi mereka. Apa edukasiya?, kita ingin anak-anak teredukasi menyikapi yang terjadi di sana dengan benar. Karena tidak dapat dipungkiri mereka  bisa melihat kejadian, kekerasan yang begitu mengerikan di media sosial yang mereka punya. Mereka bisa mendapatkan gambar-gambar kekerasan itu, karen sekarang eranya era digital," terang Imam Surahman.

"Lalu dengan kondisi seperti ini maka kita harus mengedukasi anak-anak bahwa kita harus bersikap. Sikapnya dengan cara sehat, belajar sungguh-sungguh, nanti kelak begitu besar kita tumbuhkan rasa kasih sayang, hilangkan kebencian," tambahnya.

Lalu poin kedua, ungkap Imam, aksi ini untuk memfasilitasi ekspresi anak-anak. Mereka diberikan kesempatan untuk berekspresi, bersikap dengan baik pada tempat yang benar, yaitu dengan kain telapak tangan cinta ini.

"Kita sebagai orang dewasa harus bisa meneruskan sikap empati dan permintaan anak-anak untuk perdamaian, stop kekerasan yang terjadi di rohingya lewat #TelapakTanganCintaUntukRohingya. Maka kita sepakati untuk mengumpulkan jutaan telapak tangan cinta untuk rohingya," Imbuh Iman Surahman.

Hal senada juga disampaikan oleh Henny Hermanoe selaku Sekjen LPAI. Menurutnya, perbendaharaan kata anak boleh jadi terbatas dan nalar mereka juga begitu sederhana.

"Tapi bukan berarti anak-anak buta, tidak peduli, dan tidak bisa bicara. Apalagi Undang-Undang Perlindungan Anak dan Konvensi PBB tentang Hak Anak perintahkan berikan kesempatan kepada anak untuk mengutarakan pendapat mereka," katanya.

"Dompet Dhuafa (DD), Forum Lintas Komunikasi Pendongeng Indonesia (FLKPI), dan Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) menghimpun kepedulian dengan kata-kata "yang tak terucapkan" dari anak-anak etnis Rohingya di Rakhine, Myanmar", lanjut Henny.

Sementara Bambang Suherman selaku Direktur Mobilasisi ZIS Dompet Dhuafa mengungkapkan, kegiatan ini merupakan wujud antusias berbagai kalangan dari anak-anak hingga orang dewasa dalam mewujudkan  kedamaian dan empati mereka atas terjadinya kekerasan yang dilakukan oleh tentara Myanmar terhadap etnis Rohingya di Rakhine State

"Bentuk kepedulian mereka diluapkan dari berbagai cara salah satunya,  Telapak Tangan dengan cap warna warni yang tertuang di atas kain putih," katanya.

Sampai saat ini LPAI, FLKPI dan Dompet Dhuafa  terus menggelar aksi cap Telapak Tangan dengan sasaran sekolah-sekolah di seluruh Indonesia, adapun dana yang terkumpul rencananya akan  disalurkan dalam bentuk program-program stimulant seperti kesehatan, pendidikan dan ekonomi ke pengungsi Rohingya yang berada di Cox’s Bazar , Bangladesh”.

"Semoga aksi bersama ini dapat menggugah dan memperkuat langkah-langkah aksi kamanusiaan di seluruh dunia untuk mengingatkan nasib anak-anak Rohingya, karena hanya anak-anaklah yang dapat mendamaikan dunia," ungkap Bambang.

Kain-kain putih #TelapakTanganCintaUntukRohingya sepanjang 1 KM lebih ini, rencananya akan dibentangkan sepanjang Sarinah hingga Bundara Hotel Indonesia di event CFD 24 September 2017 nanti.

Selanjutnya di tanggal 25 September 2017, dilakukan penyerahan kain #TelapakTanganCintaUntukRohingya ke PBB(Persatuan Bangsa-Bangsa) yang beralamat di JL. MH. Thamrin, Menteng, Jakarta Pusat melalui perwakilan 50 anak Indonesia dari tiap kota dan daerah. [zul]

 

Komentar Pembaca