223 RW Kumuh Mendesak Dibenahi

Politik  SABTU, 30 SEPTEMBER 2017 , 15:23:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

223 RW Kumuh Mendesak Dibenahi
RMOL. Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih, Anies Baswedan-Sandiaga Uno, dipastikan tidak bisa berleha-leha menempati kursi empuk mereka setelah dilantik pada 16 Oktober mendatang.

Pasalnya seabrek persoalan Jakarta peninggalan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat mendesak untuk dibenahi.

Diantaranya 223 rukun warga (RW) yang tercatat masuk kawasan kumuh di ibukota. Sementara program bedah rumah masih sangat terbatas jumlahnya. Pada tahun ini saja, baru 67 unit rumah yang diikutkan dalam program tersebut.

"Anies-Sandi harus tancap gas membenahi kawasan kumuh yang tersebar di 223 RW," kata Ketua DPC Partai Gerindra Jakarta Timur, Adi Kurnia Setiadi, Sabtu (30/9).

Menurut Adi, kondisi kawasan kumuh tentunya berdampak dengan kualitas hidup penghuninya.

Adi mengusulkan, agar tidak membebani APBD, program bedah rumah kawasan kumuh bisa menggunakan dana Corporate Social Responsibility (CSR).

"Jadi bukan hanya bikin RPTRA menggunakan CSR, pembenahan kawasan kumuh juga bisa pakai CSR," ujar Adi.[dem]

Komentar Pembaca
Selfie Bareng  Anies

Selfie Bareng Anies

JUM'AT, 20 DESEMBER 2019 , 20:45:00

Anies Keliling Pantau Misa Natal

Anies Keliling Pantau Misa Natal

SELASA, 24 DESEMBER 2019 , 19:24:00

Bersatu Dalam Keberagaman

Bersatu Dalam Keberagaman

RABU, 25 DESEMBER 2019 , 09:08:00