Irwandi Tak Layak Dipertahankan!

Politik  KAMIS, 12 OKTOBER 2017 , 14:04:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Irwandi Tak Layak Dipertahankan!

Irwandi/Net

RMOL. Koordinator Presidium Relawan Pemenangan Anies-Sandi (Pras), M Syaiful Jihad menilai, tugas pertama yang harus dikerjakan Anies Baswedan-Sandiaga Uno setelah dilantik gubernu-wakil gubernur DKI Jakarta adalah mengevaluasi seluruh pimpinan satuan kerja perangkat daerah (SKPD).

Menurut Syaiful, salah satunya yang paling layak diganti yakni Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah dan Perdagangan (KUMKMP) DKI Jakarta, Irwandi.

"Kepala Dinas KUMKMP nggak layak dipertahankan. Terlihat jelas cari mukanya kepada Anies-Sandi. Pejabat model begini sangat ambisius," kata Syaiful melalui pesan elektroniknya, Kamis (12/10).

Syaiful berpendapat, Irwandi tipikal pejabat yang tidak mampu menjaga ucapannya, sehingga justru menyeret Sandiaga Uno dalam dugaan nepotisme.

Hal ini bermula dari pernyataan Irwandi yang menyebutkan kakak kandung Sandiaga, Indra Uno
ditunjuk sebagai ketua OK OCE yang nantinya akan mengelola dana APBD sebesar Rp 1,5 miliar.

Setelah ramai di media sosial, Irwandi buru-buru meralat pernyataannya. Disebutkan Indra Uno tidak mengelola APBD, tapi dia merupakan pemilik konsep OK OCE.

"Kampanye OK OCE aspirasinya dari dia, konsepnya, jadi memang dia penggerak OK OCE sebelum (Sandi) jadi wagub," ujar Irwandi ketika dihubungi, Rabu (11/10).

Saat Sandiaga menjadi calon wakil gubernur, konsep OK OCE itu menjadi salah satu program Anies dan Sandiaga. Kata Irwandi, posisi Indra juga bukan ketua melainkan tenaga ahli.

Indra menjadi pengajar dalam program OK OCE ini. Irwandi mengatakan posisi itu tidak bisa diisi oleh pegawai negeri sipil. Sebab, butuh orang yang ahli dalam bidangnya untuk mengajarkan wirausaha.

Secara terpisah, Pengamat Kebijakan Publik dari Budgeting Metropolitan Watch (BMW), Amir Hamzah mengungkapkan, Irwandi bukanlah pejabat yang kredibel di bidangnya.

Pengangkatannya sebagai kepala Dinas KUMKMP awalnya juga diragukan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Saat pelantikan, Ahok menyebut Irwandi tak layak jadi kepala dinas. Namun karena tidak ada lagi orang, maka Irwandi dilantik.

"Irwandi juga diduga terlibat kasus dugaan penyimpangan wewenang saat menjadi kepala Perkampungan Industri Kecil (PIK) Pulogadung. Akibat ulah Irwandi, ada beberapa pejabat eselon IV di Sudin UKM Jakarta Barat yang protes karena tidak salah dan mampu bekerja di bidangnya, namun distafkan," beber Amir.[dem]

Komentar Pembaca
Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

KAMIS, 09 NOVEMBER 2017 , 15:00:00

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

RABU, 08 NOVEMBER 2017 , 13:00:00

Soal Reklamasi, Anies Jangan Cuci Tangan

Soal Reklamasi, Anies Jangan Cuci Tangan

SELASA, 07 NOVEMBER 2017 , 19:00:00

Jokowi Injak Merah Putih

Jokowi Injak Merah Putih

SENIN, 03 OKTOBER 2016 , 08:35:00

Seks Kilat Ala Gadis Belia di Salon Plus Benhil (4-Habis)
Juri Lomba Masak

Juri Lomba Masak

SENIN, 13 FEBRUARI 2017 , 14:28:00