Adinia Wirasti, Nongkrong Itu Positif Bagi Anak Zaman Now

Seleb  JUM'AT, 10 NOVEMBER 2017 , 08:00:00 WIB

Adinia Wirasti, Nongkrong Itu Positif Bagi Anak Zaman Now

Adinia Wirasti/Net

RMOL. Adinia Wirasti tidak ingin kaku dalam menghadapi dinamika hidup. Sebagai anak muda 'zaman now', yang kehidupannya tak bisa dipisahkan dengan perkembangan teknologi, dia menganggap ada sisi yang menguntungkan.

"Saya percaya sosmed itu dapat diandalkan dalam mengkomunikasikan wacana. Bukan melulu soal hoaks, posting yang berguna biar anak muda zaman now baca dan tahu yang punya arti," kata Asti saat dijumpai Rakyat Merdeka.

"Atau anak-anak saat nongkrong. Ada hal yang pasti penting. Misal tongkrongan itu jadi brainstorming, tukar pendapat. Kalau semua mengarah yang lebih baik jadinya lifestyle itu penting," lanjutnya.

Bukan tanpa maksud, bintang film Ada Apa Dengan Cinta dan Kartini ini memang kesehariannya tak jauh dengan kebiasaan menghabiskan waktu bersama teman-teman.

"Saya kalau nongkrong ya ada yang penting pastinya. Misalnya meeting kerjaan, tukar pendapat terus bagi-bagi ke sosmed. Biar anak muda ada bacaan penting. Bukan komenin nggak penting," jelasnya.

Satu hal lagi yang menjadi kebiasaan adik kandung Sara Wijayanto ini adalah hobinya yang senang membawa buku. Baginya membaca buku adalah lifestyle dalam hidupnya.

"Saya tuh pernah diketawain sama temen-temen. Kan ceritanya lagi liburan terus saya bawa buku empat biji. Eh, mereka malah bilang kan lagi liburan. Ya gimana ya udah kebiasaan ke mana-mana bawa buku," jelas peraih Pemain Wanita Terpuji Festival Film Bandung 2017 ini.

Hal itu dianggap kebiasaan baik yang tertular saat dirinya mengenyam pendidikan di Amerika. Dikisahkan dara hitam manis berusia 30 tahun ini, bahwa para mahasiswa kerap membawa buku. Nongkrong pun, selalu menjinjing buku bacaan.

"Nah, sampai sekarang deh. Jadi kalau ada script film saya nggak suka dikirimin digital. Pakai kertas ajalah. Ha ha ha. Jadi saya ini memang anak muda zaman now yang agak gaptek," tambah Asti.

"Buat saya hobi baca itu, adalah menambah pengetahuan. Saya percaya pengetahuan itu kekuatan. Yang bisa digunakan untuk membantu diri sendiri dan orang banyak," tandas si jomblowati ini. ***


Komentar Pembaca
Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

KAMIS, 09 NOVEMBER 2017 , 15:00:00

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

RABU, 08 NOVEMBER 2017 , 13:00:00

Soal Reklamasi, Anies Jangan Cuci Tangan

Soal Reklamasi, Anies Jangan Cuci Tangan

SELASA, 07 NOVEMBER 2017 , 19:00:00

Terima Laporan Kunjungan

Terima Laporan Kunjungan

SELASA, 14 NOVEMBER 2017 , 01:24:00

Bahas Pahlawan Zaman <i>Now</i>

Bahas Pahlawan Zaman Now

SELASA, 14 NOVEMBER 2017 , 04:59:00

Membahas Perkembangan Islam Di Ukraina

Membahas Perkembangan Islam Di Ukraina

SELASA, 14 NOVEMBER 2017 , 10:31:00