Jelang Serah Terima Unit, GKL Kebut Penyelesaian Berbagai Fasilitas Umum

Ekonomi  JUM'AT, 10 NOVEMBER 2017 , 20:03:00 WIB

Jelang Serah Terima Unit, GKL Kebut Penyelesaian Berbagai Fasilitas Umum

Grand Kemala Lagoon/Ist

RMOL. Pengembang kawasan bisnis terpadu Grand Kamala Lagoon (GKL), segera melaksanakan serah terima unit kepada para konsumennya. Selain itu, pihak GKL juga tengah menyiapkan berbagai persiapan guna menjamin kenyamanan bagi warga dilingkungan sekitar kawasan apartemen tersebut.

"Kemungkinan Tower Emerald menjadi tower pertama yang akan diserahkan kepada pemilik, menyusul Tower Barclay," kata Humas Grand Kemala Lagoon, Rivai Jusuf, Jumat (10/11).

Komitmen Grand Kamala Lagoon yang akan dijadikan sebagai kawasan aman dan nyaman kata dia, terus diwujudkan. Termasuk menjawab harapan dari warga sekitar lingkungan yang ingin merasakan dampak positif terhadap pembangunan hunian vertikal sebagai tetangga mereka.

"Saat ini kita sedang membangun jembatan baru yang melintasi Kalimalang dan Jalan KH Noer Ali. Proses pekerjaan pengecoran jembatan sudah selesai dan masuk ke tahap peninggian Jalan KH Noer Ali. Dipastikan akhir Bulan November ini rampung," ungkap Rivai.

Memang dengan adanya proses peninggian jalan ini menyebabkan akses jalan KH Noer Ali dialihkan menjadi satu arah. Namun, setelah pekerjaan infrastruktur ini selesai, masyarakat Kota Bekasi dan para pengguna jalan akan bisa menikmatinya.

"Fasilitas akses jalan ini yang tentunya akan mempersingkat jarak dari dan menuju pusat Kota Bekasi," terangnya.

Selain itu, GKL juga akan membuka fasilitas publik Lagoon Avenue Mall Bekasi di akhir tahun 2017 ini. Lifestyle Mall baru ini digadang-gadang bakal menjadi ikon baru dan menjadi kebanggaan warga Kota Bekasi.

Tidak hanya menyajikan tenant makanan dan minuman favorit, Lagoon Avenue atau disingkat LAVE diyakini akan menjadi mall kekinian yang memenuhi gaya hidup warga Kota Bekasi.

"Fasilitas publik tersebut tentu akan mampu menyerap tenaga kerja dari warga disekitar GKL," ungkap Rivai.
 
Selain fasilitas publik, Grand Kamala Lagoon juga memperhatikan dampak terhadap lingkungan disekitar. Program normalisasi rawa di sekitaran proyek GKL saat ini gencar dilakukan dengan mengerahkan 1 unit swamp escavator (amphibi).

Begitu juga pembangunan drainase dikawasan tersebut untuk mengatasi dampak bannjir diwilayah permukiman warga. Pihak GKL sambung Rivai juga telah menyelesaikan saluran air dua jalur dengan pemasangan box culvert ukuran 2,5 M x 2,5 M sebanyak 2 unit.
 
"Walaupun pemasangan box culvert ini sempat dihalang-halangi oleh warga, namun berkat mediasi Pemkot dan penjelasan yang kita berikan, warga akhirnya bisa menerima," kata dia.

Bahkan saat ini sudah ada 1 danau buatan (lagoon) yang beroperasi untuk menampung air hujan sebanyak 45,000 M3, dan akan dilanjutkan dengan pembuatan lagoon kedua hingga kapasitas tampung air mencapai 250.000 M3.

Tak hanya itu, pemanfaatan fungsi resapan di area ruang terbuka hijau (RTH) saat ini telah dilakukan oleh GKL melalui penghijauan dan penggunaan paving block untuk area pedestrian.
 
Sejauh ini, lanjutnya, GKL rutin melakukan komunikasi dan diskusi dengan para warga di lingkungan sekitar, seperti dengan RW 025 Perum Taman Cikas, RW 019 Perum Pulo Permata Sari dan RW 03 Perum Pekayon Jaya.

"Melalui forum komunikasi ini diharapkan dapat memberikan solusi dalam rangka menciptakan lingkungan yang nyaman," ujarnya.

Demikian juga program pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan kerjasama dengan menggandeng pemuda/i Karang Taruna di lingkungan sekitar proyek GKL juga rutin dilaksanakan, seperti kegiatan di Bulan Ramadan dan kegiatan lainnya di kawasan GKL.

"GKL berkomitmen untuk menciptakan kenyamanan lingkungan, tidak hanya di dalam kawasannya saja, namun juga di area-area perumahan sekitarnya dalam upaya mewujudkan Kota Bekasi yang Maju, Sejahtera dan Ihsan," tandas Rivai.[boy/zul]


Komentar Pembaca
Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

KAMIS, 09 NOVEMBER 2017 , 15:00:00

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

RABU, 08 NOVEMBER 2017 , 13:00:00

Soal Reklamasi, Anies Jangan Cuci Tangan

Soal Reklamasi, Anies Jangan Cuci Tangan

SELASA, 07 NOVEMBER 2017 , 19:00:00

Terima Laporan Kunjungan

Terima Laporan Kunjungan

SELASA, 14 NOVEMBER 2017 , 01:24:00

Bahas Pahlawan Zaman <i>Now</i>

Bahas Pahlawan Zaman Now

SELASA, 14 NOVEMBER 2017 , 04:59:00

Membahas Perkembangan Islam Di Ukraina

Membahas Perkembangan Islam Di Ukraina

SELASA, 14 NOVEMBER 2017 , 10:31:00