Janji Pertama Belum Ditepati, Anies Kasih Janji Lagi

Jakarta  JUM'AT, 10 NOVEMBER 2017 , 22:11:00 WIB

Janji Pertama Belum Ditepati, Anies Kasih Janji Lagi

Anies Baswedan/net

RMOL. Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan, menanggapi demonstrasi ribuan buruh yang sejak pagi sudah berada di depan Balai Kota dengan tertib.

"Jadi, pertama saya ingin memberikan apresiasi bahwa teman-teman buruh mengungkap apresiasinya dengan baik dengan tertib," katanya di Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (10/11).

Anies mengaku sangat menghormati para buruh, terutama terhadap Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal, yang sudah memimpin demonstrasi dengan tertib.

"Pak Said Iqbal adalah pejuang buruh. Tidak banyak orang yang sudah berpendidikan sangat tinggi terlibat langsung di dalam kegiatan buruh seperti Pak Said Iqbal. Jadi komitmen ini luar biasa menurut saya. Saya tidak hanya kenal Said Iqbal, tapi keluarganya pejuang. Jadi saya hormat sekali," ujarnya.

Massa buruh menolak kebijakan Pemprov DKI Jakarta yang menaikkan upah minimum provinsi (UMP) tahun 2018 menjadi Rp 3.648.035.

Menurut mereka, berdasarkan mekanisme UU Ketenagakerjaan, upah minimum diputuskan melalui mekanisme Dewan Pengupahan berdasarkan survei KHR (kebutuhan hidup rakyat) yang berjumlah 60 item. Berdasarkan itu, buruh Jakarta menuntut upah mereka paling tidak sejumlah Rp 3.917.000. Hal itu sesuai kontrak politik yang pernah ditandatangani Anies semasa kampanye Pilkada.

Anies membenarkan ada janji kampanye terhadap para buruh yang tertuang dalam kontrak politiknya. Anies memastikan bahwa pihaknya akan menepati tetapi meminta waktu sebelum melakukannya.

"Ada (kontrak politik). Karena itulah akan kami laksanakan semua. Tapi, beri kami waktu untuk menjalankan. Ada yang harus dikerjakan bulan ini, ada yang harus dikerjakan bulan depan, jadi semuanya perlu waktu untuk pelaksanaan, karena itu beri kami waktu nanti akan kami tunaikan," ujarnya. [Bunaiya/ald]

Komentar Pembaca
Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

KAMIS, 09 NOVEMBER 2017 , 15:00:00

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

RABU, 08 NOVEMBER 2017 , 13:00:00

Soal Reklamasi, Anies Jangan Cuci Tangan

Soal Reklamasi, Anies Jangan Cuci Tangan

SELASA, 07 NOVEMBER 2017 , 19:00:00

Jokowi Injak Merah Putih

Jokowi Injak Merah Putih

SENIN, 03 OKTOBER 2016 , 08:35:00

Seks Kilat Ala Gadis Belia di Salon Plus Benhil (4-Habis)
Juri Lomba Masak

Juri Lomba Masak

SENIN, 13 FEBRUARI 2017 , 14:28:00