Saat JK Ditanya Pendeta Kenapa Di Perkantoran Dan Mal Banyak Dibangun Masjid

Nasional  MINGGU, 12 NOVEMBER 2017 , 04:03:00 WIB

Saat JK Ditanya Pendeta Kenapa Di Perkantoran Dan Mal Banyak Dibangun Masjid

JK/net

RMOL. Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengungkapkan jika budaya membangun masjid di Indonesia berbeda dengan negara lainnya. Masyarakat Indonesia kata JK membangun masjid di perkantoran, sementara di negara-negara Timur Tengah hal tersebut tidak ditemukan.

Pasalnya kata JK di negara-negara Timur Tengah, Jumat adalah hari libur. Sehingga masyarakatnya bisa melaksanakan shalat Jumat di masjid yang ada di sekitar tempat tinggal mereka. Sementara di Indonesia berbeda.

"Sederhana sebenarnya karena di sana liburnya hari Jumat. Jadi Jumatnya pulang ke rumah. Dalam suatu kali saya pernah ceramah di depan pendeta. Salah satu pendeta tanya, Pak kenapa di mana-mana ada masjid? di perkantoran juga ada, tapi gedung gereja susah dibikin?," kata JK saat Muktamar VII di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Sabtu (11/11).

JK, yang merupakan Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) itu menjawab jika hari libur di Indonesia adalah Hari Minggu. Sehingga, umat Kristen bisa melaksanakan ibadah pentingnya di luar perkantoran. Sama seperti yang dilakukan masyarakat Islam di Timur Tengah.

"Saya jawab itu untuk menghormati Anda. Karena hari ibadah Anda yang penting itu libur, Islam itu hari ibadah pentingnya hari Jumat itu tidak libur. Karena tidak libur, maka harus ada masjid," kata JK.

JK pun melanjutkan jawabannya terhadap si pendeta. Pembangunan masjid di beberapa mal di Indoensia juga dilakukan secara masif dan tak jarang yang dibangun dalam bentuk besar.

"Bangun masjid di Mal karena masayarakat tidak perlu pulang ke rumah jika waktu Maghrib sudah tiba dan bisa tetap makan di mal. Jadi banyak hubungan-hubungannnya, karena itu lah, maka tidak terjadi di negara lain. Akibat hari libur itu juga menyebabkan kita harus shalat di kantor," pungkas JK.

Lebih lanjut, JK pun menjelaskan jika masjid-masjid yang dibangun di gedung-gedung perkantoran karena berhubungan juga dengan waktu kerja. Dulu, menurut dia, waktu kerja hanya sampai pukul 14.00 siang, sedangkan saat ini sampai pukul 16.00 sore. Jika tidak ada masjid di perkantoran, maka umat Islam tidak bisa menunaikan shalat Zuhur.

"Dulu hari kerja hanya sampai jam dua sehingga bisa shalat Zuhur di rumah. Sekarang hari kerja sampai jam empat sore sehingga harus shalat Zuhur di kantor. Inilah yang menyebakan semua masyarakat harus ikut menjaga masjid," demikian JK. [Ihsan/san]

Komentar Pembaca
Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

KAMIS, 09 NOVEMBER 2017 , 15:00:00

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

RABU, 08 NOVEMBER 2017 , 13:00:00

Soal Reklamasi, Anies Jangan Cuci Tangan

Soal Reklamasi, Anies Jangan Cuci Tangan

SELASA, 07 NOVEMBER 2017 , 19:00:00

Terima Laporan Kunjungan

Terima Laporan Kunjungan

SELASA, 14 NOVEMBER 2017 , 01:24:00

Bahas Pahlawan Zaman <i>Now</i>

Bahas Pahlawan Zaman Now

SELASA, 14 NOVEMBER 2017 , 04:59:00

Membahas Perkembangan Islam Di Ukraina

Membahas Perkembangan Islam Di Ukraina

SELASA, 14 NOVEMBER 2017 , 10:31:00