Kesal Kalah Di Bali, Megawati: Pilih Pemimpin Untuk Pemerintahan, Bukan Agama!

Politik  MINGGU, 12 NOVEMBER 2017 , 05:12:00 WIB

Kesal Kalah Di Bali, Megawati: Pilih Pemimpin Untuk Pemerintahan, Bukan Agama<i>!</i>

Megawati/net

RMOL. Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri kesal dengan maraknya kampanye yang masih menggunakan isu suku, agama, ras, antargolongan (SARA).

"Memilih pemimpin itu kan untuk pemerintahan, bukannya untuk pemimpin agama. Seperti di sini ada bapak pendeta datang. Kalau untuk agama Hindu ya serahkan sama beliau. Tolong cari pemimpin agama yang baik. Tapi ini untuk tata pemerintahan. Sekali lagi, tata pemerintahan," kata Megawati saat mengumumkan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Provinsi Bali di Kantor DPP PDI Perjuangan, Jakarta Pusat, Sabtu (11/11).

Kekesalan tersebut disampaikan Megawati setelah bercerita akan kekalahan PDI Perjuangan di Provinsi Bali pada Pilkada 2013 lalu. Megawati mengaku heran karena PDIP bisa kalah di Bali dan bergeser ke tangan Partai Golkar, Demokrat, dan beberapa partai lain.

"Tidak perlu saya ceritakan caranya, tapi saya mengatakan bahwa kalau cara yang digunakan terus-menerus seperti itu tidak ada lagi sebenarnya kita itu menjalankan demokrasi," ujarnya.

Walau mengklaim tahu apa yang dilakukan lawan politiknya di lapangan, Megawati mengatakan hal tersebut tak perlu lagi dibesarkan dan harus dijadikan bahan evaluasi.

"Jadi kalau nanti caranya berkampanye, nuansanya lalu mempergunakan hal-hal yang bersifat SARA bagi saya ya seharusnya KPU, Bawaslu, Panwaslu menjalankan tugasnya dengan jujur dan adil," kata Megawati.

Megawati menegaskan Indonesia harus mencari pemimpin dengan cara-cara yang wajar dan demokratis, bukan dengan hal-hal yang berbau SARA.

"Tapi bagi saya, ketika mengalami kekalahan, saya tetap merasa terhormat. Karena biar kalah tetapi kita tetap melakukannya dengan hal-hal yang nilai-nilai positifnya, itu saya berlakukan," demikian Megawati. [Ihsan/san]

Komentar Pembaca
Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

KAMIS, 09 NOVEMBER 2017 , 15:00:00

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

RABU, 08 NOVEMBER 2017 , 13:00:00

Soal Reklamasi, Anies Jangan Cuci Tangan

Soal Reklamasi, Anies Jangan Cuci Tangan

SELASA, 07 NOVEMBER 2017 , 19:00:00

Terima Laporan Kunjungan

Terima Laporan Kunjungan

SELASA, 14 NOVEMBER 2017 , 01:24:00

Bahas Pahlawan Zaman <i>Now</i>

Bahas Pahlawan Zaman Now

SELASA, 14 NOVEMBER 2017 , 04:59:00

Membahas Perkembangan Islam Di Ukraina

Membahas Perkembangan Islam Di Ukraina

SELASA, 14 NOVEMBER 2017 , 10:31:00