Polri Perlu Bantuan TNI Bebaskan Sandera Di Mimika

Peristiwa  SENIN, 13 NOVEMBER 2017 , 08:03:00 WIB

Polri Perlu Bantuan TNI Bebaskan Sandera Di Mimika

Foto: Antara

RMOL. Polri perlu segera menjelaskan nasib ratusan warga yang disandera kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Mimika, Papua. Sebab mereka sudah sepekan disandera. Selain itu Polri perlu mengerahkan Brimob dan Densus 88 serta meminta bantuan TNI untuk membebaskan para sandera.

Demikian saran Ketua Presidium Indonesian Police Watch (IPW), Neta S. Pane dalam keterangannya, Senin (13/11).

IPW, kata Neta, memahami medan yang berat menjadi kendala untuk mengatasi kasus ini dengan cepat. Namun dengan operasi intelijen, Polri diharapkan bisa mengetahui nasib warga yang disandera untuk kemudian diumumkan ke publik.

Meski penyanderaan ini sudah hampir sepekan, IPW berkeyakinan Polri mampu menyelesaikan kasus ini dan segera melakukan operasi pembebasan dengan cepat.

"Aksi penyanderaan di Mimika menunjukkan gerakan kelompok kriminal bersenjata di Papua makin agresif saja," terangnya.

Aksi kelompok ini yang menyandera ratusan warga di dekat lokasi tambang emas Freeport ini, tegas Neta, tak bisa dibiarkan berlama-lama karena dikhawatirkan menjadi preseden yang berulang. Pemerintah harus segera meminta Polri bertindak tegas.

Sebelumnya mengutip Antara, Kapolda Papua Irjen Pol Boy Rafli mengatakan, KKB hingga kini masih mengisolasi membatasi aktivitas warga sipil di Desa Banti dan Kimbely, Distrik Tembagapura.

"Para sandera (warga sipil) hanya diizinkan berada di sekitar lokasi yakni di kampung Kimbely dan Banti," tuturnya.

Polda Papua saat ini berupaya membebaskan warga sipil dengan mengedepankan tindakan persuasif. Tokoh masyarakat dan tokoh agama juga dilibatkan untuk bernegosiasi guna membantu proses evakuasi warga yang diisolasi kelompok bersenjata di Papua itu.[Widya/wid]

Komentar Pembaca
Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

KAMIS, 09 NOVEMBER 2017 , 15:00:00

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

RABU, 08 NOVEMBER 2017 , 13:00:00

Soal Reklamasi, Anies Jangan Cuci Tangan

Soal Reklamasi, Anies Jangan Cuci Tangan

SELASA, 07 NOVEMBER 2017 , 19:00:00

Terima Laporan Kunjungan

Terima Laporan Kunjungan

SELASA, 14 NOVEMBER 2017 , 01:24:00

Bahas Pahlawan Zaman <i>Now</i>

Bahas Pahlawan Zaman Now

SELASA, 14 NOVEMBER 2017 , 04:59:00

Membahas Perkembangan Islam Di Ukraina

Membahas Perkembangan Islam Di Ukraina

SELASA, 14 NOVEMBER 2017 , 10:31:00