KPK Siap Tanggapi Materi Gugatan Walikota Batu Nonaktif

Hukum  SELASA, 14 NOVEMBER 2017 , 12:14:00 WIB

KPK Siap Tanggapi Materi Gugatan Walikota Batu Nonaktif

Febri Diansyah/Net

RMOL. Sidang gugatan praperadilan Walikota Batu nonaktif, Eddy Rumpoko kembali dilanjutkan hari ini (Selasa, 14/11).

Dalam agenda sidang kali ini, KPK akan membaca tanggapan atas materi gugatan yang diajukan Eddy.

"Setelah kemarin dilakukan persidangan pertama praperadilan yang diajukan tersangka ERP, Walikota Batu, meskipun terdapat cukup banyak perbaikan dan perubahan yang dilakukan Pemohon, namun hari ini KPK sudah siap untuk menyampaikan jawaban," kata Jurubicara KPK Febri Diansyah kepada wartawan.

Pada sidang praperadilan pertama kemarin, Eddy melalui tim kuasa hukumnya mempermasalahkan operasi tangkap tangan KPK tanpa adanya barang bukti berupa benda pemberian yang melekat atau menerima dari pengusaha yang bernama Filipus Djap.

Meski begitu Febri menyebutkan, KPK yakin bahwa OTT yang dilakukan pada pertengahan September lalu itu telah sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku.

"Tim Biro Hukum KPK akan uraikan jawaban yang pada prinsipnya menegaskan bahwa OTT yang dilakukan sah dengan bukti-bukti yang kuat," kata Febri.  

"Bahkan sejak minggu lalu terhadap pihak yang diduga memberikan suap telah dilakukan pelimpahan perkara ke tahap 2 sehingga dalam waktu dekat akan disidang di Pengadilan Tipikor Surabaya," imbuhnya.

Sidang dijadwalkan mulai pukul 15.00 WIB nanti di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Eddy Rumpoko bersama anak buahnya, Edi Setyawan dan Direktur PT Dailbana Prima Filipus Djap, terjaring operasi tangkap tangan (OTT) pada Sabtu (16/9) lalu. Eddy diduga menerima suap dari Filipus sebesar Rp 500 juta. Sebanyak Rp 300 dari suap itu digunakan Eddy untuk melunasi mobil Alphard miliknya.

Proyek belanja modal dan mesin pengadaan meubelair itu sendiri senilai Rp 5,26 miliar. Proyek dimenangkan oleh PT Dailbana Prima.[Lilis/wid]

Komentar Pembaca