Universitas Pertamina Buka Peluang Sinergi Dengan Pemerintah Daerah

Ekonomi  SELASA, 14 NOVEMBER 2017 , 15:24:00 WIB

Universitas Pertamina Buka Peluang Sinergi Dengan Pemerintah Daerah

Akhmaloka/Net

RMOL. Rektor Universitas Pertamina Prof. Akhmaloka menyatakan kesiapannya bekerja sama dengan pemerintah daerah dalam menghadapi tantangan ekonomi di masa depan.

Hal itu dikemukakannya dalam seminar Prospek Ekonomi 2018: Menggali Potensi Daerah” yang diadakan universitas tersebut bekerja sama dengan Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) di Auditorium Gedung Griya Legita, Universitas Pertamina, Jakarta.

"Kami dari Universitas Pertamina dengan senang hati bekerja sama dengan pemerintah seluruh daerah di Indonesia, kabupaten, kota atau provinsi untuk meneliti potensi daerah yang dapat dikembangkan," ujar Akhmaloka.

Menurutnya, jika sinergi tersebut dapat dilakukan dengan baik, Indonesia bisa mengejar ketertinggalannya dari negara yang maju lebih dulu. "Kami yakin kerja sama antara pemda dan civitas akademika akan membawa Indonesia lebih maju dari sekarang," ujarnya optimistis.

Sementara itu, Ketua APEKSI sekaligus Walikota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany yang menjadi salah satu pembicara menuturkan, salah satu contoh upaya awal yang bisa dilakukan bersama adalah dengan diselenggarakannya seminar ini.

"Pembahasan dalam seminar dapat memberikan gagasan atau inovasi baru bagi para kepala daerah untuk lebih baik lagi dalam membangun daerah masing-masing melalui berbagai potensi yang dimiliki. Apalagi seperti yang diamanatkan Presiden, pembangunan di daerah secara tidak langsung akan membuat pusat menjadi lebih baik," ujar Airin.

Seminar ini membahas seputar permasalahan dan bagaimana Indonesia dalam menghadapi tantangan ekonomi yang berkembang dinamis, baik saat ini maupun di masa yang akan datang.

Pada kesempatan itu juga dibahas tentang bagaimana upaya-upaya yang dilakukan pemerintah kota seluruh Indonesia untuk memaksimalkan potensi daerah guna menjawab tantangan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang bergerak dinamis. Karena Bank Indonesia memproyeksikan, pada tahun 2018, pertumbuhan ekonomi dalam negeri sebesar 5,1 persen - 5,8 persen.[wid/***]



Komentar Pembaca
Ketua DPR: Pro Jokowi Juga Harus Ditindak!

Ketua DPR: Pro Jokowi Juga Harus Ditindak!

SENIN, 07 MEI 2018 , 19:00:00

PKS: Pemikiran Ekonomi Rizal Ramli Brilian

PKS: Pemikiran Ekonomi Rizal Ramli Brilian

SENIN, 07 MEI 2018 , 17:00:00

Rumah Nyaman Nelayan Senang

Rumah Nyaman Nelayan Senang

SENIN, 07 MEI 2018 , 15:00:00

Zohri Disopiri Jokowi

Zohri Disopiri Jokowi

KAMIS, 19 JULI 2018 , 00:13:00

Terburuk Dalam Sejarah

Terburuk Dalam Sejarah

JUM'AT, 03 AGUSTUS 2018 , 09:28:00

Hasil Tes Kesehatan Capres-Cawapres

Hasil Tes Kesehatan Capres-Cawapres

RABU, 15 AGUSTUS 2018 , 09:46:00