Aktor Intelektual Pemasang Spanduk Provokatif Di Kota Bekasi Harus Ditangkap

Polhukam  SELASA, 14 NOVEMBER 2017 , 17:57:00 WIB

Aktor Intelektual Pemasang Spanduk Provokatif Di Kota Bekasi Harus Ditangkap

Spanduk Provokatif/Rmol

RMOL. Sejumlah kalangan meminta aparat penegak hukum bertindak tegas dan menangkap aktor intelektual atas spanduk yang provokatif, fitnah atau mengandung ujaran kebencian di Jalan Ahmad Yani, Kota Bekasi.
Sebab, upaya-upaya seperti ini sangat rentan muncul menjelang pelaksanaan pesta demokrasi.

"Aparat penegak hukum harus tegas, karena dasar hukumnya sudah jelas,” kata Pengamat Politik, Adi Susilo, kepada wartawan, Selasa (14/11).

Apabila aparat penegak hukum tidak tegas dalam persolan ini, maka dapat mempengaruhi kondusifitas terhadap pelaksanaan Pilkada serentak pada Juni 2018.

"Kalau tidak segera diusut, maka bisa mempengaruhi pelaksanaan Pemilu Presiden, Kepala Daerah maupun Pelaksanaan Legislatif," ungkap Adi.

Sejatinya, seorang pemimpin dapat memberikan keteladanan seperti yang dilakukan oleh para pendiri bangsa ini. Meskipun pandangan politik satu sama lain berbeda namun, mereka tetap menjalin komunikasi politik yang sangat baik.

"Karena masyarakat kita lebih bersifat paternalistik, keteladanan pemimpin politik sangat penting. Kalau di atasnya adem, masyarakat juga adem," paparnya.

Akademisi Universitas Islam 45 Bekasi ini, melalui pengalaman pada Pilpres 2014 dan Pilkada DKI Jakarta lalu, masyarakat sudah tidak menyukai isu menebar kebencian.

"Jika memang masih ada upaya menebar kebencian. Maka masyarakat sudah tidak menyukainya. Karena, kita itu sudah terjadi di Pilpres dan PIlkada DKI Jakarta, dan masyarakat tidak lagi menyambut baik," tandas Adi.

Terpisah, Bekas Ketua Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kota Bekasi, Ali Imam Faryadi mengatakan, penantang petahana seharusnya mampu menyuguhkan ide dan program yang dianggap mempuni.

Cara-cara yang tidak bisa dipertanggung jawabkan baik secara hukum dan moral, mestinya tidak dilakukan.
Apalagi upaya menjatuhkan lawan kontestan Pilkada dilakukan dengan membuat opini sesat, sehingga berdampak pada pendegradasian moral.

"Sebagai stackholder di Kota Bekasi, saya berharap Pilwalkot Bekasi nanti, dapat berjalan sesuai dengan marwah Pancasila. Sehingga Siapapun yang terpilih akan tampil pemimpin yang benar-benar  berkualitas dan dapat membawa Kota Bekasi semakin maju," tandas pria yang akrab disapa Aweng ini. [boy/zul]

Komentar Pembaca
Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

KAMIS, 09 NOVEMBER 2017 , 15:00:00

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

RABU, 08 NOVEMBER 2017 , 13:00:00

Soal Reklamasi, Anies Jangan Cuci Tangan

Soal Reklamasi, Anies Jangan Cuci Tangan

SELASA, 07 NOVEMBER 2017 , 19:00:00

Terima Laporan Kunjungan

Terima Laporan Kunjungan

SELASA, 14 NOVEMBER 2017 , 01:24:00

Bahas Pahlawan Zaman <i>Now</i>

Bahas Pahlawan Zaman Now

SELASA, 14 NOVEMBER 2017 , 04:59:00

Membahas Perkembangan Islam Di Ukraina

Membahas Perkembangan Islam Di Ukraina

SELASA, 14 NOVEMBER 2017 , 10:31:00