Pengurus Golkar Akui Skenario Pencabutan BAP Untuk Mengamankan Novanto

Hukum  SELASA, 14 NOVEMBER 2017 , 18:47:00 WIB

Pengurus Golkar Akui Skenario Pencabutan BAP Untuk Mengamankan Novanto

Zulhendra Hasan/RMOL

RMOL. Wakil Bendahara Umum Partai Golkar Zulhendra Hasan mengakui ada skenario untuk menghilangkan nama Setya Novanto dalam kasus korupsi proyek pengadaan KTP elektronik.

Belakangan skenario mencabut BAP itu dilakukan oleh Miryam S Haryani, politisi Hanura yang pernah duduk di Komisi II DPR periode 2009-2014.

Menurut Zulhendra, skenario pencabutan BAP tersebut diketahui dari pengacara Farhad Abas. Namun dirinya menjelaskan kepada Farhad, upaya menghilangkan nama Novanto dengan mencabut BAP bakal berjalan sia-sia lantaran penyidik KPK mengantongi sejumlah bukti.

"Penyidik itu nggak bodoh, saya bilang. Sekali pun BAP dicabut namun bisa saja sudah ada bukti-bukti lain, kesaksian dari saksi lain yang menyebutkan hal yang sama. Lalu saya katakan lagi andaikan saya jadi anggota timnya saya tidak akan rekomendasikan hal seperti itu," ujar Zulhendra di gedung KPK, Jakarta, Selasa (14/11).

Zulhendra diperiksa KPK sebagai saksi terkait kasus menghalangi penyidikan KPK dengan tersangka Markus Nari. Dalam pemeriksaannya, upaya menghilangkan nama Novanto dengan mencabut BAP salah satu yang dikonfirmasi oleh penyidik.

Dirinya juga dikonfirmasi mengenai percakapannya dengan Farhad Abas. Komunikasi keduanya mengenai skenario pencabutan BAP dan posisi Novanto dalam kasus korupsi KTP-el.

Menurut Zulhendra percakapan melalui telefon itu, dirinya menjelaskan bahwa Novanto clear dari kasus korupsi proyek pengadaan KTP-el.

"Itu berdasarkan pidato politik beliau saat rapimnas, dimana Pak Novanto meyatakan kepada seluruh kader Goklar bahwa beliau memastikan clear and clean dijamin 100 persen tidak terlibat dalam kasus korupsi KTP-el," ujarnya. [Lilis/nes]


Komentar Pembaca
Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

KAMIS, 09 NOVEMBER 2017 , 15:00:00

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

RABU, 08 NOVEMBER 2017 , 13:00:00

Soal Reklamasi, Anies Jangan Cuci Tangan

Soal Reklamasi, Anies Jangan Cuci Tangan

SELASA, 07 NOVEMBER 2017 , 19:00:00

Terima Laporan Kunjungan

Terima Laporan Kunjungan

SELASA, 14 NOVEMBER 2017 , 01:24:00

Bahas Pahlawan Zaman <i>Now</i>

Bahas Pahlawan Zaman Now

SELASA, 14 NOVEMBER 2017 , 04:59:00

Membahas Perkembangan Islam Di Ukraina

Membahas Perkembangan Islam Di Ukraina

SELASA, 14 NOVEMBER 2017 , 10:31:00