GPII Pastikan Mempertahankan NKRI dan Pancasila

Politik  SENIN, 20 NOVEMBER 2017 , 16:23:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

GPII Pastikan Mempertahankan NKRI dan Pancasila
RMOL. Gerakan Pemuda Islam Indonesia (GPII) akan menggelar Muktamar Ke XIII pada 26- 30 November 2017 di Kota Mataram Nusa Tenggara Barat (NTB).

Muktamar akan dihadiri Ketua MPR RI Zulkfili Hasan, Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Menpora Imam Nahrowi, Gubernur NTB TGB Zainul Majdi, Wali Kota Mataram Ahyar Abduh dan undangan lainnya.

"Presiden Jokowi sendiri juga diagendakan, namun belum terkonfirmasi terkait jadwal," kata Ketua Umum GPII, Karman BM melalui pesan elektroniknya, Senin (20/11).

Menurut Karman, dari pembahasan di tingkat stering comitte salah satu poin pembahasan penting yang nanti di putuskan Muktamirin adalah terkait persoalan kebangsaan yakni posisi NKRI dan Pancasila.

"Bagi GPII, NKRI dan Pancasila adalah kesepakatan agung bangsa oleh 'Founding Fathers' sehingga perlu dijaga dan dipertahankan selama republik ini berdiri. Bahasa anak mudanya NKRI dan Pancasila adalah harga mati," ujar Karman.

Menurut Karman, keislaman dan keindonesian bagi kader GPII adalah seperti dua koin mata uang, sesuatu yang tak bisa dipisahkan satu sama lain.

Para senior GPII telah membuktikannya seperti mosi integeral M Natsir (salah satu pendiri GPII) yang mengajukan mosi Integeral NKRI saat Indonesia sedang menganut sistem serikat pada dekade tahun 1950 an.

Semboyan GPII selama ini akan terus dipertahankan dan dibumikan ke seluruh kader GPII se Indonesia yakni Islam Yes NKRI Yes.

Radikalisasi masa dan benturan opini seolah-olah memisahkan Islam dan Nasionalis belakangan terjadi hanya sebuah kompetisi politik di tingkat lokal (Pilkada), bukan sebah pertarungan ideologi. Karena Islam dan Nasionalis sudah terbukti selalu bersama-sama mendirikan dan membangun bangsa Indonesia selama ini.

GPII memandang kebhinekaan adalah sunatullah dan rahmat Allah bagi Indonesia karena Rasulullah pun bersabda, perbedaan adalah rahmat. Indonesia tak akan runtuh karena perbedaan tapi justru semakin kuat karena masing-masing saling melengkapi dan menguatkan

Seperti diketahui, GPII didirikan pada tanggal 2 Oktober 1945 oleh sejumlah tokoh saat itu antara lain Buya Natsri, KH Wahid Hasyim, M Natsir, Anwar Tjokroaminoto dan lain lain.

GPII didirikan dengan dua tujuan utama yaitu ikut mempertahankan kemerdekaan dan mensyiarkan Dakwah Islam Sebagai sebuah nilai dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.[dem]

Komentar Pembaca
Ketua DPR: Pro Jokowi Juga Harus Ditindak!

Ketua DPR: Pro Jokowi Juga Harus Ditindak!

SENIN, 07 MEI 2018 , 19:00:00

PKS: Pemikiran Ekonomi Rizal Ramli Brilian

PKS: Pemikiran Ekonomi Rizal Ramli Brilian

SENIN, 07 MEI 2018 , 17:00:00

Rumah Nyaman Nelayan Senang

Rumah Nyaman Nelayan Senang

SENIN, 07 MEI 2018 , 15:00:00