HIBURAN TV

Serial 'Nabil & Nabila' Ramaikan Drama Keluarga ANTV

Seleb  JUM'AT, 24 NOVEMBER 2017 , 15:01:00 WIB

Serial 'Nabil & Nabila' Ramaikan Drama Keluarga ANTV

Serial Nabil dan Nabila/IST

RMOL. Mempertahankan posisinya di peringkat pertama jajaran industri televisi, Sta TV-ANTV kembali menarik perhatian pemirsanya dengan meluncurkan serial drama keluarga berjudul 'Nabil dan Nabila'. Serial ini akan hadir di layar kaca ANTV mulai Jumat, 24 November 2017 pukul 15.30 WIB.

Nabil dan Nabila merupakan tokoh utama di serial dimana Nabil adalah seorang anak laki-laki yang memperoleh kekuatan dan keunikan karena ketaatannya kepada orang tua dan dalam beribadah, sedangkan Nabila merupakan kebalikannya dari Nabil.

"Dalam drama 'Nabil dan Nabila' kita dapat melihat ketekunan dan ketaatan seorang anak dalam berbakti kepada orang tua dan beribadah yang berbuah kebaikan. Selain latar belakang cerita yang dekat dengan keseharian masyarakat Indonesia, keterikatan antara orang tua dan anak menjadi daya tarik dalam serial ini. Kami harap melalui serial ini pemirsa dapat mengambil nilai positif dan bermanfaat bagi masyarakat Indonesia,” ucap Monica Desideria, GM Marcomm ANTV.

Dalam tayangan perdananya, serial karya sutradara Sridhar Jetty dan diproduksi oleh Multivision Plus ini menceritakan tentang Nabil (Naufal Ho) anak dari Dewi (Cut Tari), seorang wanita ambisius yang bersedia melakukan apa saja untuk memperoleh kesuksesan dalam bisnisnya. Dalam usahanya tersebut, Dewi diberi petunjuk oleh guru spiritualnya, Nyai Wowok (Lenny Charlotte) untuk rela mengorbankan anaknya dalam sebuah upacara ritual gunung merapi.

Tanpa sengaja Sidik (pria berusia 50 tahun) bersama warga desa penambang emas menyaksikan upacara ritual tersebut. Melihat seorang anak dijadikan korban, Sidik bergegas untuk menyelamatkannya. Bersamaan dengan itu gunung merapi meletus. Tak ada warga desa yang selamat setelah kejadian gunung meletus, tim penanggulangan bencana hanya menemukan Sidik dan seorang anak yang selamat. Sidik pun menjadikan bayi tersebut cucu angkatnya dan diberi nama Nabil.

Sepuluh tahun kemudian Nabil tumbuh menjadi pria tampan, cerdas dan berakhlak baik serta patuh kepada orang tua. Sementara Dewi, ibu kandungnya sudah menjadi pengusaha perkebunan yang sukses. Nabil dengan rutinitasnya, usai pulang sekolah kerja di perkebunan bersama para buruh lainnya. Ia tidak tahu jika Dewi adalah ibu kandungnya, begitupun sebaliknya.

Sebagai pemilik perkebunan, Dewi sudah beberapa hari dibuat jengkel oleh ulah Nabil karena selalu membela pekerja yang diperlakukan tidak baik oleh mandor. Suatu hari, Nabil mendengar percakapan Dewi dengan Nyai Wowok, ia ingin menguasai tanah adat untuk dijadikan lahan perkebunan. Mengetahui Nabil mendengar pembicaraanya, Dewi pun berusaha menyingkirkan Nabil dan menjadikannya sebagai korban dalam upacara ritual.

Nabila (Amira Tapliss) bersama ayahnya Fauzi (Randi Bragi) datang dari Jakarta ke perkebunan untuk mengunjungi Dewi (ibunya). Nabila merupakan anak angkat dari Dewi dan Fauzi  yang diadopsi sejak sembilan tahun yang lalu sebagai pancingan agar kelak mereka bisa memiliki anak kandung, tetapi hingga kini belum juga dikaruniai seorang anak.

Kedatangan Nabila justru tidak disambut baik oleh Dewi. Karena sikap Dewi yang kasar membuat  Nabila pergi dari rumah dan berniat kembali ke Jakarta. Sementara itu, di tempat yang lain Dewi bersama para pengawalnya bersiap melaksanakan ritual ilmu hitam atas arahan Nyai Wowok guna mendapatkan kekuatan. Para pengawal Dewi berhasil menculik Nabil dan siap menjadikannya sebagai korban, bersamaan dengan turunnya malam Lailathul Qadar. Seketika kening Nabil terlihat ada sebuah tanda yang membuat para makhluk ghaib terusir dari tempat itu.

Mengetahui rencananya gagal, Dewi menjadi semakin marah dan khawatir bisnisnya jatuh ke tangan wanita cantik seperti ramalan Nyai Wowok. Setelah peristiwa tersebut Nabil menjadi memiliki kekuatan lebih. Ia dapat berkomunikasi dengan makhluk ghaib dan dapat berkomunikasi dengan makhluk ciptaan Tuhan lainnya. {mlt}




Komentar Pembaca
Ketua DPR: Pro Jokowi Juga Harus Ditindak!

Ketua DPR: Pro Jokowi Juga Harus Ditindak!

SENIN, 07 MEI 2018 , 19:00:00

PKS: Pemikiran Ekonomi Rizal Ramli Brilian

PKS: Pemikiran Ekonomi Rizal Ramli Brilian

SENIN, 07 MEI 2018 , 17:00:00

Rumah Nyaman Nelayan Senang

Rumah Nyaman Nelayan Senang

SENIN, 07 MEI 2018 , 15:00:00