Hotel Jaktour Butuh Suntikan PMD

Jakarta  MINGGU, 02 SEPTEMBER 2018 , 18:48:00 WIB

Hotel Jaktour Butuh Suntikan PMD
RMOL.Balakangan kondisi hotel-hotel yang dikelola PT Jakarta Tourisindo (Jaktour) makin memprihatinkan. Sehingga kalah bersaing dengan hotel-hotel lainnya di ibukota.

Anggota Badan Anggaran DPRD DKI Jakarta, Nur Afni Sajim mengatakan, agar hotel-hotel yang dikelola Jaktour kembali diminati wisatawan, diperlukan pembenahan luar biasa.

"Seharusnya PMD (Penyertaan Modal Daerah) diberikan ke Jaktour. Karena Jakarta Tourisindo nasibnya itu sudah di ujung tanduk dan itu menjadi milik pemerintah daerah. Hotelnya sangat memprihatinkan, perlu pembenahan," kata Afni, Minggu (2/9).

Politisi Partai Demokrat ini menyayangkan Jakarta Tourisindo tidak termasuk BUMD yang mengajukan PMD. Padahal, Afni menilai, Jakarta Tourisindo justru salah satu BUMD yang lebih berhak menerima PMD itu.

Oleh karena itu, Afni meminta Pemprov DKI Jakarta mengkaji kembali pengajuan PMD untuk delapan BUMD senilai hampir Rp 11 triliun itu.

Lagi pula, Afni menyebut, para direktur utama BUMD yang mengajukan PMD belum tentu siap menggunakan dana itu.

"Saya minta untuk dikaji ulang. Jangan terus kita mau menghabiskan silpa, terus kita berikan kepada PMD, yang terkesan terburu-buru dan jujur saja, dirut-dirut ini juga belum siap menerima PMD tersebut," kata Afni.

Beberapa hotel yang dikelola Jaktour antara lain, Grand Cempaka Business Hotel, d’ARCICI Hotel Sunter, d’Arcici Hotel Plumpang, d’Arcici Hotel Cempaka Putih dan Plazanya, C’One Cempaka Putih, C’One Pulomas dan Grand Cempaka Resort & Convention.

Pemprov DKI Jakarta sebelumnya mengajukan usulan PMD untuk delapan BUMD dalam rancangan APBD-P 2018 senilai hampir Rp 11 triliun. Ada delapan BUMD yang mengajukan PMD pada APBD-P 2018.

Kedelapan BUMD itu yakniPT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta mengajukan Rp 3,6 triliun, PT Jakarta Propertindo mengajukan Rp 4,6 triliun, PD PAL Jaya Rp 235 miliar, PD Dharma Jaya Rp 79,4 miliar, PT Food Station Tjipinang Rp 85,5 miliar, PT Pembangunan Sarana Jaya Rp 935 miliar, PD Pasar Jaya Rp 166 miliar, dan PDAM Jaya Rp 1,2 triliun.(dod)

Komentar Pembaca
Tiru Cara BG, Siasat Imam Nahrawi Lolos dari KPK

Tiru Cara BG, Siasat Imam Nahrawi Lolos dari KPK

SABTU, 19 OKTOBER 2019 , 23:19:03

Lomba Pacu Jalur Peserta Terbanyak

Lomba Pacu Jalur Peserta Terbanyak

SABTU, 19 OKTOBER 2019 , 14:31:46

Ini Skenario Gerindra Masuk Kabinet

Ini Skenario Gerindra Masuk Kabinet

JUM'AT, 18 OKTOBER 2019 , 21:08:45