Disdik Beri Sanksi Sekolah Yang Siswanya Sering Terlibat Tawuran

Jakarta  KAMIS, 13 SEPTEMBER 2018 , 05:28:00 WIB

Disdik Beri Sanksi Sekolah Yang Siswanya Sering Terlibat Tawuran

Bowo Irianto/RMOL

RMOL. Tawuran antar sekolah di Jakarta kembali marak belakangan ini. Parahnya beberapa kasus tawuran yang terjadi hingga memakan korban jiwa.

Menyikapinya, Plt. Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Bowo Irianto mengaku akan memberikan sanksi kepada sekolah bila ada siswanya kedapatan melakukan tawuran. Sanksi berupa potong poin yakni semacam sanksi administrasi kepada pihak sekolah.

"Sanksi kepada sekolah ada ketika mereka ada muncul di kasus tawuran. Variabel kinerja sekolah turun. Otomatis kalau kinerja turun tunjangan yang diterima kepala sekolah dan para guru turun juga," jelas Bowo di Gedung Balai Kota, Rabu (12/9).

Sebaliknya, jika sekolah berhasil memberikan prestasi di tingkat nasional atau internasional maka akan diberikan penghargaan. 

"Sebaliknya juga sama ketika kemarin mereka pada Olimpiade Sains Nasional ketika mereka juara umum tingkat nasional variabel kinerja mereka juga naik. Jadi, kita ada sistem reward and punishment. Mereka melanggar mereka mendapatkan sanksi, mereka berprestasi mereka mendapatkan penghargaan," papar Bowo.

Kasus paling baru terjadi Kamis lalu (6/9) yang mengakibatkan tewasnya seorang pelajar dalam tawuran antara SMAN 32 Jaksel dengan SMK Muhammadiyah Jakbar di Jalan R Soepeno, Kebayoran Lama. [wah]


Komentar Pembaca
PPSU Bersih-Bersih

PPSU Bersih-Bersih

JUM'AT, 24 MEI 2019 , 01:42:00

Ribuan Jamaah Mensalatkan Ustaz Arifin Ilham

Ribuan Jamaah Mensalatkan Ustaz Arifin Ilham

JUM'AT, 24 MEI 2019 , 01:29:00

20 NGO Hadiri Gathering di Rawamangun

20 NGO Hadiri Gathering di Rawamangun

SABTU, 25 MEI 2019 , 13:35:00