Ngaku Difitnah, Pengurus Apartemen Polisikan Warga

Hukum  JUM'AT, 14 SEPTEMBER 2018 , 09:20:00 WIB

Ngaku Difitnah, Pengurus Apartemen Polisikan Warga

Djunaedi Drakel-Ist

RMOL.Wakil Ketua Perhimpunan Pemilik dan Penghuni Rumah Susun (PPPRS) City Resort Tower Town Bougenville, Cengkareng, Jakarta Barat, Djunaedi Drakel melaporkan balik sejumlah warga ke aparat kepolisian yang menuduhnya menggelapkan dana warga apartemen eksklusif ini.

Djunaedi bersama beberapa pengurus PPPRS City Resort Tower Town Bougenville, mendatangi pressroom DPRD DKI Jakarta untuk menyampaikan klarifikasi terkait pemberitaan sejumlah media online atas pernyataan Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi.

Prasetio menyatakan bahwa DPRD akan serius mendorong dugaan penggelapan dana warga City Resort Tower Town Bougenville, senilai Rp21,352, 306,054 yang dilakukan oleh Djunaedi Drakel dan kawan-kawan.


"Pengaduan Fredrik dan istri, anak-anak, serta anak menantu itu tindakan fitnah yang tidak bisa dipertanggungjawabkan. Kami secara periodik melaporkan kepada warga posisi pemasukan dan pengeluaran dana kok.Tidak benar kalau kami tidak transparan," kata Djunaedi, Kamis (13/9) sore.

Ia justru minta kepada Polres Metro Jakarta Barat untuk segera melakukan penyelidikan terhadap Fredrik dan keluarganya yang mengaku-aku sebagai pengacara warga.

Padahal tidak lebih dari 10 orang saja jumlah pemilik dan penghuni City Resort Tower Town Bougenville yang membela Fredrik. Sementara pemilik dan penghuni mencapai 1.200 Kepala Keluarga (KK).

Surat Laporan Polisi Nomor: LP/2492/V/2018/PMJ/ Dit Reskrim tanggal 7 Mei 2018 terlapor antara lain Herry Efendy, Fredrik, Yuli, dan Rudy Gunawan telah melanggar Pasal 311 KUHP.

Sebelumnya, warga City Resort Tower Town Bougenville, menyampaikan mosi tidak percaya terhadap pengelolaan dana warga senilai Rp 21,3 miliar yang tidak dapat dipertanggungjawabkan oleh pengurus PPPRS periode 2013-2016.

Prasetio Edi Marsudi saat menerima pengaduan belasan warga City Resort Apartemen Town House di ruang rapat lantai 10, Rabu (12/9), menyatakan bahwa setelah selesai rapat pembahasan APBD P 2018 akan datang ke Polres Jakarta Barat untuk mendorong proses hukum penggelapan dana milik warga apartemen.(dod)

Komentar Pembaca
PPSU Bersih-Bersih

PPSU Bersih-Bersih

JUM'AT, 24 MEI 2019 , 01:42:00

Ribuan Jamaah Mensalatkan Ustaz Arifin Ilham

Ribuan Jamaah Mensalatkan Ustaz Arifin Ilham

JUM'AT, 24 MEI 2019 , 01:29:00

20 NGO Hadiri Gathering di Rawamangun

20 NGO Hadiri Gathering di Rawamangun

SABTU, 25 MEI 2019 , 13:35:00