BKD DKI Sudah Pecat 24 PNS Koruptor

Hukum  JUM'AT, 14 SEPTEMBER 2018 , 22:12:00 WIB

BKD DKI Sudah Pecat 24 PNS Koruptor

Balai Kota DKI Jakarta-Net

RMOL.Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta, Wahyono menyebut ada 24 PNS koruptor yang sudah diberhentikan dari 2017 hingga Juni 2018.

"Tahun 2017 yang masih diberhentikan sementara ada 18 orang, terus kemudian yang diberhentikan ada 16," kata Wahyono ketika dihubungi, Jumat (14/9).

Kemudian hingga Juni 2018, PNS DKI yang diberhentikan sementara ada 3 orang.

Sementara yang diberhentikan dengan tidak hormat ada 8 orang.

Totalnya, PNS DKI yang diberhentikan sementara ada 21 orang, sedangkan yang diberhentikan ada 24 orang.

Menurut Wahyono, PNS DKI diberhentikan sementara karena masih berstatus tersangka kasus korupsi.

Begitu sudah berkekuatan hukum tetap, PNS yang terlibat korupsi akan diberhentikan.

Wahyono pun membantah ada 52 koruptor yang masih berstatus PNS.

Dia mengaku akan mengonfirmasi temuan data itu kepada Badan Kepegawaian Negara (BKN).

"Makanya itu, nanti kami akan cocokan ya," kata Wahyono.

Sebelumnya, BKN merilis data mengenai koruptor yang masih berstatus PNS. Data ini dihimpun BKN per 12 September 2018.

Menurut BKN, data ini diperoleh setelah melakukan penelusuran di Direktorat Jenderal Permasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM.

Secara umum, terdapat 2.357 koruptor yang masih berstatus PNS, baik di instansi pemerintahan pusat atau daerah.

Jumlah koruptor yang masih berstatus PNS di tingkat pusat tercatat sebanyak 98 orang, sedangkan jumlah di daerah mencapai 2.259 orang.

BKN membagi data di daerah ke dalam tingkat provinsi dan tingkat kabupaten/kota.

Untuk tingkat provinsi, Pemprov DKI menempati peringkat teratas dengan jumlah 52 orang koruptor masih berstatus PNS.(dod)

Komentar Pembaca
Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

RABU, 14 AGUSTUS 2019 , 18:32:35

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

JUM'AT, 09 AGUSTUS 2019 , 20:57:59

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09