Kandidat Wagub DKI Harus Diajukan PKS dan Gerindra

Politik  JUM'AT, 21 SEPTEMBER 2018 , 13:12:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Kandidat Wagub DKI Harus Diajukan PKS dan Gerindra

Syarif-Net

RMOL.Wakil Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta, Syarif menegaskan, sesuai UU Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada, partai pengusung diwajibkan memberikan nama kandidat kepada gubernur dan DPRD. "Jadi kandidat wagub DKI harus diajukan oleh masing-masing partai pengusung. Bukan dua-duanya dari PKS," kata Syarif di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jumat (21/9).

Menurut Syarif, hal ini sesuai dengan Pasal 176 ayat 1 dan 2 UU Nomor 10 Tahun 2016.

Prosesnya, setelah dua nama diberikan pada gubernur dan DPRD, lalu DPRD melakukan sidang paripurna dan menetapkan satu calon,” kata Syarif.

Syarif menambahkan, posisi gubernur ibaratnya hanya tukang pos. Sehingga tidak berwenang menyetujui atau menolak kandidat wagub yang disodorkan partai pengusung.

Setelah DPRD menetapkan pemenang lewat voting, maka proses akan berlanjut ke verifikasi dan kemudian dilantik oleh presiden.

Syarif mengaku optimistis Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta, Mohamad Taufik bakal menggantikan posisi Sandiaga Uno sebagai wagub.

"Optimis Pak Taufik jadi wagub kalau sesuai prosedur," tegas Syarif.

Sebelumnya, Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta, Abdurrahman Suhaimi mengaku, partainya sudah mendapat persetujuan dari Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, untuk mengisi kursi wagub DKI Jakarta.

"Kan hasil komunikasi politik, jadi itu yang kita tangkap. Yang komunikasi politik dengan Pak Prabowo tentu kan DPP. Jadi kita itu user, dari keputusan itu nanti kita tindak lanjuti keputusannya,” kata Suhaimi, Kamis (20/9).

"Dua-duanya diberikan rekomendasi dari Pak Presiden (Sohibul), jadi dua-duanya punya kans (kesempatan yang sama) untuk ini," ujar Suhaimi.(dod)

Komentar Pembaca
Bunga untuk Veronica Tan

Bunga untuk Veronica Tan

KAMIS, 21 NOVEMBER 2019 , 17:00:04

Ingatkan Sukmawati, Sultan Tidore: Kita Semua Anak Pejuang
Belum Jelas Kemana, Ahok Sudah Bikin Ramai

Belum Jelas Kemana, Ahok Sudah Bikin Ramai

JUM'AT, 15 NOVEMBER 2019 , 21:58:09