Kisruh Pilkada Cirebon, Bupati Gugat Balik Rp 6,1 Miliar

Hukum  KAMIS, 04 OKTOBER 2018 , 09:43:00 WIB

Kisruh Pilkada Cirebon, Bupati Gugat Balik Rp 6,1 Miliar

Hamdani Erwin Manurung/Ist

RMOL.Panasnya pesta demokrasi Pilkada Cirebon 2018 ternyata belum rampung. Bupati Cirebon Sunjaya Purwadisastra, kembali digugat oleh sejumlah orang yang masih saja belum puas oleh hasil pilkada. Kali ini gugatan itu dilayangkan Hamzah Hariri sebagai penggugat.

Namun, dalam gugatan tersebut kuasa hukum Sunjaya melihat ada hal yang aneh dan tak masuk akal atas gugatan yang diterima Sunjaya. Kuasa hukum Sunjaya pun menggugat balik Hamzah Hariri.

"Bahwa dalam gugatan perbuatan melawan hukum, pihak yang menjadi penggugat haruslah pihak yang dirugikan langsung oleh perbuatan tergugat, Oleh karena itu sangat aneh apabila penggugat menggugat tergugat I dan tergugat II karena dinilai telah melakukan perbuatan melawan hukum dan merugikan penggugat. Dengan demikian sudah terbukti penggugat bukan orang yang berhak menggugat, dan oleh karena itu gugatan penggugat harus dinyatakan tidak dapat diterima," kata kuasa hukum Sunjaya, Hamdani Erwin Manurung melalui siaran persnya, Kamis (4/10).

Dalam sidang dengan agenda pembacaan duplik di Pengadilan Negeri Kabupaten Cirebon, pihak Sunjaya menggugat balik tergugat dengan total kerugian Rp 6,1 miliar.

"Penggugat rekonvensi/tergugat I konvensi patut menduga meminta ganti kerugian kepada tergugat rekonvensi/ penggugat konvensi berupa Kerugian materiil dan kerugian imateriil (pencemaran nama baik, kerugian tenaga, fikiran, dan waktu). Total kerugian Rp 6,1 miliar," tegas Hamdani.

Hingga saat ini gugatan tersebut masih bergulir dengan Nomor gugatan PdtG-29, di Pengadilan Negeri Kabupaten Cirebon.

Hamzah Hariri diketahui merupakan tokoh masyarakat Cirebon yang gagal lolos sebagai calon bupati Cirebon dari jalur independen.(dod)

Komentar Pembaca
Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

RABU, 14 AGUSTUS 2019 , 18:32:35

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

JUM'AT, 09 AGUSTUS 2019 , 20:57:59

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09