Anggaran Lombok Mampet, Dana Pertemuan IMF Lancar Jaya

Suara Rakyat  MINGGU, 07 OKTOBER 2018 , 10:07:00 WIB

Anggaran Lombok Mampet, Dana Pertemuan IMF Lancar Jaya

Korban gempa Lombok/Net

RMOL.Korban bencana gempa di Nusa Tenggara Barat (NTB) mesti ekstra bersabar, di tengah-tengah gegap gempita pagelaran Asian Games yang baru usai, dilanjut Asian Para Games, serta yang tidak kalah megahnya acara pertemuan tahunan International Monetary Fund (IMF) dan World Bank Group.

Seluruhnya dilaksanakan di Indonesia, mau tidak mau ini harus diterima karena toh sudah diagendakan, tidak seperti bencana gempa yang datang tiba-tiba.

Tetapi elit pemerintah juga mesti tahu diri. Jangan sampai pejabat terhormat ini keder. Bingung dengan kondisi negeri saat ini kita sedang bersuka ria atau berduka cita?

Apalagi warga yang sedang tertimpa bencana, khususnya masyarakat NTB jangan sampai ditambah dukanya dengan ketidakpastian bantuan dari Pemerintah Pusat alias PHP.

Faktanya, korban bencana gempa di NTB memang kena PHP karena Pemerintah Pusat lamban dalam merealisasikan anggaran untuk stimulan pemulihan bagi korban gempa.

Penyebabnya anggaran masih dalam proses perencanaan penganggaran di Kementerian Sosial. Dan saat ini pula, alokasi anggaran untuk korban bencana alam atau gempa di Kementerian Sosial pada Tahun 2018 sangat terbatas, dan kemungkinan sudah habis. Karena sejak Januari hingga Agustus 2018 banyak terjadi bencana alam.

Pemerintah Pusat dalam hal ini Kementerian Sosial nampaknya sudah tidak bisa menutup-nutupi lagi, bahwa anggaran untuk korban gempa begitu minim.

Seperti yang tertuang dalam surat Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosal, Harry Hikmat kepada Gubernur Nusa Tenggara Barat yang telah beredar di medsos.

Dalam salah satu poin surat tersebut, Pemerintah Pusat sampai meminta Gubernur NTB agar menginstruksikan anak buahnya (bupati/walikota) untuk tidak menjanjikan kepastian bantuan kepada korban gempa.

Sepertinya belum ada pilihan lain bagi warga NTB yang terkena musibah, selain berdoa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa agar musibah ini segera berakhir.

Karena penguasa negeri ini sepertinya sedang terlalu sibuk mengurusi pertemuan tahunan IMF dan World Bank Group.

Untuk acara ini tidak perlulah didoakan, toh kemungkinan besar akan berjalan sukses karena dananya sudah cair sebesar Rp 505,4 miliar.

Berbeda dengan pencairan dana bagi korban gempa yang seret. Kalaupun mau, doakan saja semoga pemerintah kita selalu dalam kewarasan.

Jajang Nurjaman Koordiantor Investigasi Center for Budget Analysis (CBA)

Komentar Pembaca
Jakarta Fair Yang Tidak Fair

Jakarta Fair Yang Tidak Fair

MINGGU, 23 JUNI 2019

Anak Perusahaan

Anak Perusahaan

SELASA, 18 JUNI 2019

Caleg Ganteng Masuk Senayan

Caleg Ganteng Masuk Senayan

KAMIS, 13 JUNI 2019

Bisakah Jadi Momentum Pertemuan Jokowi-Prabowo?
Ibu Ani

Ibu Ani

SABTU, 01 JUNI 2019

Ini Rekam Jejak Yusril dan BW Saat Menang di MK
Heboh Pria Berpistol Di Jakarta Pusat

Heboh Pria Berpistol Di Jakarta Pusat

SABTU, 15 JUNI 2019 , 17:00:00

Wartawan Diselamatkan TNI

Wartawan Diselamatkan TNI

JUM'AT, 24 MEI 2019 , 12:00:00

4 Juta Orang Akan Hadiri Reuni Akbar Mujahid 212

4 Juta Orang Akan Hadiri Reuni Akbar Mujahid 212

RABU, 28 NOVEMBER 2018 , 21:00:00

PPSU Bersih-Bersih

PPSU Bersih-Bersih

JUM'AT, 24 MEI 2019 , 01:42:00

Ribuan Jamaah Mensalatkan Ustaz Arifin Ilham

Ribuan Jamaah Mensalatkan Ustaz Arifin Ilham

JUM'AT, 24 MEI 2019 , 01:29:00

20 NGO Hadiri Gathering di Rawamangun

20 NGO Hadiri Gathering di Rawamangun

SABTU, 25 MEI 2019 , 13:35:00