Pengungsi Sulteng Alami Diare Hingga ISPA

Sosial  SABTU, 13 OKTOBER 2018 , 10:58:00 WIB

Pengungsi Sulteng Alami Diare Hingga ISPA

Pengungsi Sulteng/Ist

RMOLJakarta.Para pengungsi di Palu, Sigi dan Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng), mulai mengalami berbagai penyakit, seperti gangguan pernafasan (ISPA), gangguan pencernaan dan diare.

Agar keluhan ini tak meluas, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) meningkatkan layanan kesehatan berupa pemeriksaan dan pengobatan.

Layanan kesehatan dilakukan oleh Tim BAZNAS Emergency Center di sejumlah titik pengungsian di daerah Palu, Sigi, dan Donggala pasca-gempa dan tsunami.

"Layanan kesehatan BAZNAS yang tersebar di Sigi, Palu, dan Donggala melayani beragam keluhan yang didera pengungsi, mulai dari dermatitis, trauma luka, gastritis, diare, hingga ISPA, ada juga pasien kecelakaan sepeda motor," kata Koordinator Lapangan Layanan Kesehatan BAZNAS, dr. Iqbal melalui keterangan elektroniknya, Sabtu (13/10).

Ia mengatakan, para pasien akan terus diberikan pendampingan hingga benar-benar pulih. Sementara itu, pasien yang membutuhkan perawatan lebih lanjut, dirujuk ke rumah sakit yang terdekat dengan pengungsian, seperti RS Bhayangkara, RS SIS Aljufri, dan RS Anutapura.

Sejak 30 September hingga 11 Oktober 2018 kemarin, tim layanan kesehatan BAZNAS telah menangani 1.169 jiwa.

Iqbal menuturkan, dari sekian banyak pengungsi yang ada, diantaranya adalah ibu menyusui. Untuk itu, BAZNAS dalam waktu dekat juga akan mendirikan ruangan khusus ibu menyusui di setiap pos pelayanan BAZNAS.

"Banyak bayi dan balita yang masih dalam umur yang membutuhkan ASI dari ibunya, kita mensosialisasikan meski dalam keadaan di pengunhsian, bahwa memberikan ASI itu penting bagi anak-anaknya," ujar Iqbal.

BAZNAS menyiapkan ruangan khusus bagi ibu menyusui, agar bisa lebih merasa nyaman, terkontrol.

BAZNAS Emergency Center ini tidak hanya memiliki tim kesehatan yang melayani pasien, tapi juga ikut mendistribusikan logistik ke setiap lokasi pengungsian. Tim psikososial juga diturunkan yang bertugas untuk mendampingi anak-anak pengungsi melakukan trauma healing.

Tim layanan kesehatan BAZNAS terus melayani para korban, dan mendistribusikan logistik juga obat-obatan di lokasi terdampak bencana meski status tanggap darurat diperpanjang.(dod)

Komentar Pembaca
Wartawan Diselamatkan TNI

Wartawan Diselamatkan TNI

JUM'AT, 24 MEI 2019 , 12:00:00

4 Juta Orang Akan Hadiri Reuni Akbar Mujahid 212

4 Juta Orang Akan Hadiri Reuni Akbar Mujahid 212

RABU, 28 NOVEMBER 2018 , 21:00:00

Jangan Seret Jokowi Dalam Kasus Kemah Pemuda Islam 2017
Cegah Banjir, 41 Drainase Vertikal Dibangun di Jaktim
PPSU Bersih-Bersih

PPSU Bersih-Bersih

JUM'AT, 24 MEI 2019 , 01:42:00

Ribuan Jamaah Mensalatkan Ustaz Arifin Ilham

Ribuan Jamaah Mensalatkan Ustaz Arifin Ilham

JUM'AT, 24 MEI 2019 , 01:29:00