Alhamdulillah, Insentif Ribuan Marbot Masjid Sudah Cair

Jakarta  RABU, 17 OKTOBER 2018 , 08:57:00 WIB

Alhamdulillah, Insentif Ribuan Marbot Masjid Sudah Cair

Hendra Hidayat/Ist

Pemprov DKI Jakarta dipastikan sudah melunasi tunggakan insentif 3.148 marbot alias penjaga masjid di ibukota yang tertunggak selama 10 bulan.

"Alhamdulillah tanggal 12 Oktober kemarin, insertif para marbot sudah ditransfer ke rekening masing-masing," kata Kepala Biro Pendidikan Mental dan Spiritual DKI Jakarta, Hendra Hidayat melalui pesan elektroniknya, Rabu (17/10).

Hendra menuturkan, salah satu faktor terlambatnya pencairan insentif marbot lantaran Dewan Masjid Indonesia (DMI) DKI Jakarta, selaku lembaga yang mengurusi marbot, sedang melakukan update atau verifikasi dan validasi terkait data marbot penerima insentif.

"Karena ada beberapa marbot yang telah meninggal dunia, terjadi pergantian pengurus, dan lain sebagainya. Sehingga harus membuka rekening baru," ujar Hendra.

Hendra menegaskan, uang yang diterima para marbot merupakan insentif berdasarkan usulan hibah yang diajukan oleh DMI DKI.

"Itu insentif bukan honor. Para marbot digaji oleh masjid dimana mereka bekerja. Besarannya tergantung pengurus masjidnya masing-masing," terang Hendra.

Disisi lain, Hendra juga memastikan Pemprov DKI tidak pernah memberikan gaji atau honor untuk para guru ngaji di ibukota.

Seperti diberitakan sebelumnya, ribuan juru pemantau jentik (jumantik), guru ngaji dan marbot mengeluhkan kinerja aparatur Pemprov DKI Jakarta. Sebab honor mereka sejak Januari 2018 belum dibayarkan.

"Sudah 10 bulan honor jumantik, guru ngaji dan marbot belum dibayar Pemprov. Kasihan mereka. Padahal honor yang diterima tidak seberapa, tapi kenapa ditunda-tunda," kata Anggota Fraksi Partai Gerindra DPRD DKI Jakarta, Endah Setia Dewi Pardjoko di Jakarta, Senin (8/10).

Endah mengaku kerap memperoleh pengaduan dari jumantik, guru ngaji dan marbot yang belum dikucurkan selama 10 bulan.

Selain mengadu ke Gedung DPRD DKI Jakarta, mereka juga berkeluh kesah hal serupa saat Endah menggelar reses ke Kecamatan Tebet dan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.

"Pak gubernur tolong dengar keluhan mereka dan segera lunasi hak-hak mereka," ujar Endah.

Khusus honor operasional untuk petugas jumantik Rp 700.000 per bulannya.(dod)

Komentar Pembaca
Ace Hasan Syadzily: Manuver Bambang Soesatyo Biasa Saja
PASANG SURUT CALON KETUA UMUM PAN

PASANG SURUT CALON KETUA UMUM PAN

KAMIS, 19 SEPTEMBER 2019 , 22:10:26

RIAU TOLAK RELAWAN DARI JAKARTA, ANIES MENJAWAB ELEGAN