72 Persen Kecelakaan Lalu Libatkan Sepeda Motor, Ini 4 Penyebabnya

Nasional  SABTU, 03 NOVEMBER 2018 , 16:06:00 WIB

72 Persen Kecelakaan Lalu Libatkan Sepeda Motor, Ini 4 Penyebabnya
RMOLJakarta. Kecelakaan lalu lintas di jalan raya merupakan penyebab ke-2 terbesar di dunia yang mengakibatkan banyaknya korban meninggal dunia.

Hal ini disampaikan oleh Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Budi Setiyadi, saat menjadi pembicara dalam acara puncak Pekan Nasional Keselamatan Jalan Tahun 2018 di Kabupaten Sorong Papua Barat, Sabtu (3/11).

Menurutnya, rata-rata dalam setiap 1 jam terdapat 4 orang meninggal dunia dan ada empat penyebab utama terjadinya kecelakaan. Sedangkan di Indonesia, 72 persen kecelakaan lalu lintas melibatkan sepeda motor.

"Harus disadari bahwa masih banyak perilaku berlalu lintas dari masyarakat kita yang tidak berkeselamatan, 4 penyebab utamanya adalah berbonceng sepeda motor lebih dari 2 orang, tidak menggunakan helm, menggunakan handphone saat mengemudi dan tidak menggunakan sabuk keselamatan sehingga mengakibatkan kecelakaan lalu lintas di jalan raya yang menimbulkan korban, baik luka-luka maupun meninggal dunia," ujar Budi.

Dalam acara yang bertema #SayangiNyawa #KurangiKecepatan ini Dirjen Budi mengatakan, potret keselamatan jalan di Papua Barat dalam tahun 2017 telah terjadi kecelakaan dengan korban meninggal dunia 129 orang, korban luka berat 255 orang dan luka ringan 577 orang dimana paling banyak korban kecelakaan pada usia 20-29 tahun.

Sedangkan jumlah kasus kecelakaan berdasarkan pendidikan paling banyak pada siswa SLTA, dimana jumlahnya pada tahun 2017 sebanyak 138.995 kejadian dan 132.423 kejadian selama tahun 2018.

"Jumlah ini masih terlampau banyak, mulai saat ini masyarakat dan siswa SLTA sederajat pada khususnya harus sadar betul akan pentingnya keselamatan dengan memperhatikan kelengkapan berkendara sehingga diharapkan pada tahun ini dan tahun-tahun berikutnya jumlah kecelakaan dapat menurun drastis, kalau bisa zero accident kita harus optimis," kata Budi.

Sementara itu, ia menambahkan, sebagian besar kematian akibat kecelakaan sepeda motor diakibatkan cedera kepala. Dengan menggunakan helm dengan benar dapat mengurangi 40 persen resiko kematian karena kecelakaan.

"Oleh karena itu saya berpesan kepada Bapak/Ibu dan adik-adik yang hadir disini khususnya untuk selalu menggunakan helm dengan benar walaupun hanya menempuh jarak yang dekat," imbaunya.

Pada kesempatan yang sama, Budi menyampaikan bahwa saat ini Pemerintah selalu berusaha hadir di tengah masyarakat, salah satunya melalui pembangunan di bidang transportasi. Dalam 4 tahun terakhir Pemerintah telah membangun sarana prasarana transportasi seperti jembatan Papua, bus tingkat, MRT, jalan tol, kereta cepat, Bandara Internasional Jawa Barat di Kertajati," ungkapnya.

"Selain itu ada juga revitalisasi terminal bus Harjamukti Cirebon, perbaikan kinerja jembatan timbang di seluruh Indonesia, pembangunan jalan tol Palembang serta jalan tol Jakarta-Surabaya," lanjutnya.

Acara Pekan Nasional Keselamatan Jalan Tahun 2018 ini dihadiri oleh ribuan peserta yang terdiri dari para siswa, mahasiswa, taruna Badan Pusat Pelatihan Ilmu Pelayaran (BP2IP) Sorong dan juga masyarakat. Pada awal acara, para siswa SD turut memperagakan 12 gerakan tertib berlalu lintas, selain itu ada juga kegiatan mewarnai gambar angkutan umum, bermain ular tangga lalu lintas, serta penyematan helm kepada 3 siswa oleh Dirjen Perhubungan Darat.

Di akhir kesempatan, Budi mengatakan bahwa masyarakat juga memiliki peranan yang penting dalam keselamatan lalu lintas. "Berkendaralah yang baik, perlengkapan yang sesuai, memiliki kompetensi dalam berkendara, perhatikan kondisi kendaraan dan jangan egois ketika sedang berkendara di jalan," ajaknya.

Sementara itu, Bupati Sorong, Johny Kamuru dalam sambutannya yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah berharap paara pengguna jalan khususnya yang ada di Kabupaten Sorong dapat lebih mematuhi aturan lalu lintas.

"Melalui acara ini saya berharap agar para pengguna jalan khususnya yang ada di Kabupaten Sorong dapat lebih mematuhi aturan lalu lintas dan juga memiliki tingkat kesadaran yang tinggi akan pentingnya keselamatan berkendara di jalan" katanya.

Dalam acara ini, turut juga hadir Wakil Gubernur Papua Barat Muhammad Lakotani, Dirlantas Polda Papua Barat Kombes Pol. Indra Irianto Darmawan, Wakil Walikota Sorong Pahima Iskandar, Direktur Pembinaan Keselamatan Perhubungan Darat Risal Wasal dan Kepala BPTD Wil. XXV Prov. Papua dan Papua Barat Putu Sumarjaya.(dod/zul)

Komentar Pembaca
Ketua DPR: Pro Jokowi Juga Harus Ditindak!

Ketua DPR: Pro Jokowi Juga Harus Ditindak!

SENIN, 07 MEI 2018 , 19:00:00

PKS: Pemikiran Ekonomi Rizal Ramli Brilian

PKS: Pemikiran Ekonomi Rizal Ramli Brilian

SENIN, 07 MEI 2018 , 17:00:00

Rumah Nyaman Nelayan Senang

Rumah Nyaman Nelayan Senang

SENIN, 07 MEI 2018 , 15:00:00

Zohri Disopiri Jokowi

Zohri Disopiri Jokowi

KAMIS, 19 JULI 2018 , 00:13:00

Terburuk Dalam Sejarah

Terburuk Dalam Sejarah

JUM'AT, 03 AGUSTUS 2018 , 09:28:00

Hasil Tes Kesehatan Capres-Cawapres

Hasil Tes Kesehatan Capres-Cawapres

RABU, 15 AGUSTUS 2018 , 09:46:00