Janji Penghapusan Pajak Motor dan SIM Seumur Hidup Memang Gampang

Suara Rakyat  RABU, 28 NOVEMBER 2018 , 10:59:00 WIB

Janji Penghapusan Pajak Motor dan SIM Seumur Hidup Memang Gampang

Kemacetan di Jakarta/Net

RMOLJakarta.Hingga saat ini memang berjanji itu paling mudah untuk menarik dukungan publik. Cara berjanji memang selalu dipilih para politisi untuk mempengaruhi para pemilihnya. Tapi pertanyaannya, apakah benar  memang cara berjanji politik  masih efektif untuk menarik dukungan politik? Juga apakah kampanye harus dilakukan dengan mengumbar janji semata? Apakah janji partai politik realistis untuk dipenuhi?

Realistis dan tepat atau tidaknya bisa kita jadikan indikator untuk mengukur benar akan dipenuhi atau hanya sekedar janji politisi untuk membius publik?

Berjanji dalam kampanye politik rupanya masih menjadi cara partai politik atau politisi dalam berkampanye. Misalnya saja untuk Pemilu 2019 Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menjanjikan akan memperjuangkan rancangan undang-undang (RUU) tentang penghapusan pajak kendaraan jenis sepeda motor dan pemberlakuan Surat Izin Mengemudi (SIM) seumur hidup bila menang Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 mendatang.

Janji ini disampaikan oleh Wakil Ketua Tim Pemenangan Pemilu PKS Almuzzammil Yusuf. Ia mengatakan akan berjuang meloloskan kedua regulasi ini untuk mengurangi beban rakyat yang semakin berat.

Disampaikan juga bahwa PKS melihat pajak sepeda motor yang  akan dihapus yakni meliputi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Pajak Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (PBBNKB), Tarif Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan, biaya administrasi Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dengan kapasitas mesin atau sentimeter kubik (cc) kecil. Begitu pula perjuangan pemberlakuan SIM yang akan diberlakukan seumur hidup ialah SIM A, SIM B1, SIM B2, SIM C, dan SIM D.

Kita bisa menganalisis janji PKS di atas realistis dan benarkah? Atau hanya sekedar janji politik untuk membius publik target partai politik PKS)? Untuk menganalisis niat sebenarnya janji politik PKS ini kita dalam melakukannya mulai dari salah satu dari kedua janji tersebut. Misalnya saja kita bisa mulai dari janji politik Penghapusan pajak dari PKS tersebut.  Penghapusan  pajak sepeda motor ini oleh PKS dikatakan akan membantu perekonomian rakyat kecil karena sebanyak 105 juta sepeda motor di Indonesia dimiliki oleh rakyat kecil. Upaya  penghapusan pajak sepeda motor ini merupakan bentuk insentif kepada pengguna kendaraan bermotor. Cara berpikir bahwa penghapusan pajak kendaraan sebagai insentif bagi penggunanya  perlu dikaji lagi secara benar. Begitu pula pengguna sepeda motor saat ini bukan hanya rakyat kecil.

Penggunaan sepeda motor saat ini sudah sangat berlebihan dan menjadi masalah  transportasi kota di Indonesia. Penggunaan  sepeda motor sebagai salah satu alat bertransportasi sudah menjadi pilihan penting masyarakat yang  kotanya sudah macet akut karena layanan angkutan massalnya yang masih buruk. Seharusnya kebijakan yang dibuat  adalah bagaimana mengurangi penggunaan kendaraan pribadi  seperti  sepeda motor untuk mengurangi kepadatan atau kemacetan  lalu lintas.  Justru bagi pengguna kendaraan bermotor pribadi, termasuk sepeda motor yang diberikan adalah disinsentif  bukan insentif.

Artinya pengguna sepeda motor sebagai pengguna kendaraan pribadi harusnya dipersulit dan dimahalkan biayanya bagi pemilik serta pengguna kendaraan pribadi, juga pengguna  sepeda motor.

Jadi tidak tepat janji akan memberi  insentif pengahpusan pajak sepeda  motor kepada pemilik dan pengguna untuk memenangkan pemilu. Justru yang harus diberikan insentif adalah kepada para pengguna  angkutan umum dari penguasa pemerintah. Para pemilik pengguna kendaraan pribadi seperti sepeda motor perlu dilakukan disinsentif agar mereka mau berpindah menggunakan kendaraan angkutan umum. Artinya diberikan disinsentif berupa kemahalan  biaya dan kesulitan  untuk menggunakan kendaraan pribadi sepeda motornya. Pemberian disinentif ini  dilakukan agar para pemilij dan pengguna kendaraan pribadi, termasuk sepeda motor agar berpindah menggunakan angkutan umum massal.  Ketika mereka  berpindah menggunakan angkutan umum maka mendapatkan insentif berupa subsidi tarif murah, kenyamanan dan akses mudah layanannya.

Melihat analisis terhadap janji politik tim pemenangan PKS ini terlihat tidak tepat, mengada-ngada dan hanya ingin membius publik khusus warga  miskin yang diklaim sebagai 105 juta orang  pengguna sepeda motor.

Jadi janji penghapusan pajak sepeda motor adalah tidak tepat untuk dilakukan dan hanya untuk membius atau bangun citra politik seolah berpihak pada orang miskin. Jika mau mendukung orang miskin atau publik  lebih bijak dan cerdas  dalam program transportasi harusnya yang tepat  adalah berjanji akan membangun fasilitas layanan angkutan umum massal bagi masyarakat, khususnya orang miskin jika ingin menang dalam pemilu. Termasuk berjanji akan membuat kebijakan  memberi insentif berupa subsidi bagi pengguna angkutan umum jika menang dan berkuasa secara politik.

Janji politik akan  memberi dan menyediakan layanan angkutan umum massal yang aman, nyaman dan akses harus digaungkan dalam kampanye politik.

Mengapa demikian? Pengadaan fasilitas layanan angkutan umum massal secara nasional adalah penting karena belum direalisasi oleh pemerintah hingga hari ini. Jadi posisi ingin mengadakan fasilitas layanan  angkutan umum massal ini menjadi salah satu janji  yang harus menjadi target pembangunan bagi siapa pun yang akan menang pada pemilu Indonesia kali ini. Pengadaan layanan angkutan umum massal yang berkeselamatan,  aman, nyaman dan akses sudah menjadi mandat UU sejak tahun 2009 melalui UU No:22 tahun 2009 Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. UU ini secara tegas sudah menugaskan kepada pemerintah, secara nasional untuk membangun layanan angkutan umum massal yang berkeselamatan, aman, nyaman dan akses.

Azas Tigor Nainggolan Analisis Kebijakan Transportasi dari Forum Warga Kota Jakarta (FAKTA)

Komentar Pembaca
Ketua DPR: Pro Jokowi Juga Harus Ditindak!

Ketua DPR: Pro Jokowi Juga Harus Ditindak!

SENIN, 07 MEI 2018 , 19:00:00

PKS: Pemikiran Ekonomi Rizal Ramli Brilian

PKS: Pemikiran Ekonomi Rizal Ramli Brilian

SENIN, 07 MEI 2018 , 17:00:00

Rumah Nyaman Nelayan Senang

Rumah Nyaman Nelayan Senang

SENIN, 07 MEI 2018 , 15:00:00

Zohri Disopiri Jokowi

Zohri Disopiri Jokowi

KAMIS, 19 JULI 2018 , 00:13:00

Terburuk Dalam Sejarah

Terburuk Dalam Sejarah

JUM'AT, 03 AGUSTUS 2018 , 09:28:00

Hasil Tes Kesehatan Capres-Cawapres

Hasil Tes Kesehatan Capres-Cawapres

RABU, 15 AGUSTUS 2018 , 09:46:00