Artis Non Muslim Ini Kecam Kapitra Ampera Bikin Reuni 212 Tandingan

Seleb  JUM'AT, 30 NOVEMBER 2018 , 14:22:00 WIB

Artis Non Muslim Ini Kecam Kapitra Ampera Bikin Reuni 212 Tandingan

Frans Mohede/Net

RMOLJakarta.Penyanyi Frans Mohede, yang â€"notabeneâ€" seorang artis beragama non-muslim, mendukung penuh acara Reuni Akbar Mujahid 212 sekaligus mengecam rencana politisi PDIP, Kapitra Ampera, yang bermaksud menggelar kegiatan tandingan.

"Mau ada Reuni Akbar yang sebenarnya digagas untuk mempersatukan umat, berkumpul, dan berdoa demi persatuan dan kemuliaan bangsa ini di masa yang akan datang, kok dibuat tandingannya?” kata Frans di akun Twitter pribadinya, @francmohede.

Ia menilai, ada ketakutan dari kelompok pemegang kekuasaan dengan diadakannya Reuni Akbar Mujahid 212.

"Ketakutan membuat mereka mengkompetisikan ibadah. Maju terus saudara-saudaraku untuk #Reuni212,” jelasnya.

Hingga berita ini disusun, cuitan Frans Mohede itu telah mendapatkan 1.577 like, dan di-retweet sebanyak 533 kali.

Sejumlah netizen, yang rata-rata beragama Islam, mengapresiasi cuitan Frans yang sebenarnya seorang non-muslim itu.

Bangga dan berterima kasih. Ini contoh Bhinneka Tunggal Ika yang sebenarnya, di mana berbeda keyakinan bukan berarti kita tak bersaudara dalam berbangsa. Semoga banyak saudara yang berbeda keyakinan tapi memiliki jiwa seperti @francmohede. Semoga rakyat makin cerdas dengan pemecahbelahan ini. Bersatulah seperti dulu,” kata akun @cintiahidayat dalam kolom komentar.

Apresiasi serupa disampaikan akun @kang_rabas. Salut buat ente @francmohede sodaraku... Kau juga istiqomah” demi negeri ini... Perlu sesekali kau pinjamkan kacamatamu” pada mereka-mereka yang skeptis...” tulisnya.

Sebelumnya, Kapitra Ampera menyatakan akan menggelar aksi Reuni 212 tandingan di tempat yang sama, dengan tajuk Aksi Pencerahan Anak Bangsa”.

Politisi PDIP itu mengaku pihaknya keberatan dengan Reuni Akbar PA 212 yang akan berlangsung di Monas tersebut.

Baginya, 212 merupakan wadah milik komunitas Islam, bukan wadah sekelompok orang yang mendukung pasangan calon presiden tertentu.

Kami yang terdiri dari para habaib, ulama, ustaz dan aktivis 212, bahwa 212 adalah milik komunitas Islam, bukan milik sekelompok orang sehingga tidak ada yang berhak mengklaim 212 adalah milik satu atau beberapa orang, tapi milik semua,” ujar Kapitra di Mapolda Metro Jaya, Rabu (28/11).(dod)

Komentar Pembaca
Ketua DPR: Pro Jokowi Juga Harus Ditindak!

Ketua DPR: Pro Jokowi Juga Harus Ditindak!

SENIN, 07 MEI 2018 , 19:00:00

PKS: Pemikiran Ekonomi Rizal Ramli Brilian

PKS: Pemikiran Ekonomi Rizal Ramli Brilian

SENIN, 07 MEI 2018 , 17:00:00

Rumah Nyaman Nelayan Senang

Rumah Nyaman Nelayan Senang

SENIN, 07 MEI 2018 , 15:00:00

Zohri Disopiri Jokowi

Zohri Disopiri Jokowi

KAMIS, 19 JULI 2018 , 00:13:00

Terburuk Dalam Sejarah

Terburuk Dalam Sejarah

JUM'AT, 03 AGUSTUS 2018 , 09:28:00

Hasil Tes Kesehatan Capres-Cawapres

Hasil Tes Kesehatan Capres-Cawapres

RABU, 15 AGUSTUS 2018 , 09:46:00