Fredrick Siahaan Ajukan Penangguhan Penahanan

Hukum  SELASA, 11 DESEMBER 2018 , 14:25:00 WIB

Fredrick Siahaan Ajukan Penangguhan Penahanan

Hotma Sitompul/Net

RMOLJakarta.Mantan Direktur Keuangan PT Pertamina, Fredrick Siahaan, mengajukan permohonan penangguhan penahanan kepada majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta terkait perkara dugaan korupsi akuisisi saham ROC Oil Ltd untuk menggarap Blok BMG, Australia.

"Kali ini saya harus menyampaikan dari anak saya kepada yang mulia untuk permohonan penangguhan (penahanan)," kata Fredrick di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Senin (10/12).

Menurut Fredrick, anaknya sudah menulis surat dalam bahasa Inggris yang dilengkapi terjemahannya dalam bahasa Indonesia, ditujukan langsung kepada majelis hakim untuk permohonan penanguhan penahanan tersebut. Anaknya meyakini bahwa majelis hakim akan mengambil keputusan yang benar dalam perkara ini.

"Anak saya bermohon karena sudah lama tidak bertemu saya. Dia bermohon diberi kesempatan untuk bertemu dengan saya dan dari situ anak saya memohon ditangguhkan penahanan untuk natal dan tahun baru, untuk bertemu dengan bapaknya," ujar Fredrick.

Sementara itu, kuasa hukum terdakwa Fredrick, Hotma Sitompul mengatakan, untuk menjadi pertimbangan majelis hakim, bahwa ada terdakwa lain yang tidak dilakukan penahanan oleh jaksa penuntut umum maka permohonan yang ditulis oleh seorang anak kliennya dalam surat tersebut diharapkan dapat dikabulkan. 

"Mungkin bisa jadi bahan pertimbangan, kalau soal jaminan, apa yang dikhawatirkan dengan ini. Yang lain masih belum tahu jadi tersangka atau tidak. Yang pasti, satu dari beberapa terdakwa ini tidak ditahan, itu mohon jadi pertimbangan, yang mulia" kata Hotma.

Sementara majelis hakim akan melakukan musyawarah atau rapat untuk memutuskan permohonan tersebut. "Ya nanti kami pertimbangkan, nanti kami musyawarahkan," ujar ketua majelis.

Saat ini tiga dari empat tersangka kasus dugaan korupsi investasi blok BMG, Australia telah menjadi tahanan selama 3 sampai 4 bulan lamanya. Hanya Genades Panjaitan, mantan Chief Legal Counsel & Compliance Pertamina yang belum ditahan. Ketika dikonfirmasi ke Yanuar SH, M.Hum, Jaksa Penuntut Umum, hal tersebut bukan kewenangannya.

Wewenang penyidik untuk menahan tersangka,” jelas Yanuar.

Diketahui bahwa penyidik belum melakukan penahanan terhadap Genades Panjaitan karena kasusnya masih dilakukan pendalaman oleh Tim Penyidik Kejaksaan.(dod)

Komentar Pembaca
Wartawan Diselamatkan TNI

Wartawan Diselamatkan TNI

JUM'AT, 24 MEI 2019 , 12:00:00

4 Juta Orang Akan Hadiri Reuni Akbar Mujahid 212

4 Juta Orang Akan Hadiri Reuni Akbar Mujahid 212

RABU, 28 NOVEMBER 2018 , 21:00:00

Jangan Seret Jokowi Dalam Kasus Kemah Pemuda Islam 2017
Cegah Banjir, 41 Drainase Vertikal Dibangun di Jaktim
PPSU Bersih-Bersih

PPSU Bersih-Bersih

JUM'AT, 24 MEI 2019 , 01:42:00

Ribuan Jamaah Mensalatkan Ustaz Arifin Ilham

Ribuan Jamaah Mensalatkan Ustaz Arifin Ilham

JUM'AT, 24 MEI 2019 , 01:29:00