Dongkrak Kesejahteraan Mustahik, BAZNAS Gandeng Kemensos

Sosial  RABU, 12 DESEMBER 2018 , 16:50:00 WIB

Dongkrak Kesejahteraan Mustahik, BAZNAS Gandeng Kemensos

Kerja sama BAZNAS dan Kemensos/RMOL

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menjalin kerja sama integrasi data kemiskinan Indonesia dengan Kementerian Sosial (Kemensos) RI untuk meningkatkan kesejahteraan mustahik di Indonesia.

Acara penandantangan nota kesepahaman (MoU) dilaksanakan di Kantor BAZNAS, Jakarta Pusat, pada Rabu, (12/12). Hadir dalam acara tersebut, Direktur Utama BAZNAS, Arifin Purwakananta dan Dirjen Penanganan Fakir Miskin (PFM) Kemensos, Andi ZA Dulung.

Arifin mengatakan, dalam upaya menyejahterakan mustahik, kedua pihak sepakat untuk menjalin kerja sama kerja sama penggunaan data keluarga dari Data Terpadu dari Kemensos dan BAZNAS untuk Program Penanggulangan Fakir Miskin.

Data Mustahik se-Indonesia saat ini tercatat sebanyak 8 juta jiwa. Data tersebut merupakan data BAZNAS dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) yang pernah dibantu dengan dana zakat. Untuk BAZNAS Pusat, dalam kurun waktu Januari hingga November 2018 tercatat sebanyak 757,277 jiwa mustahik.

Sedangkan untuk muzaki BAZNAS dan LAZ nasional, tercatat sebanyak 3 juta orang. Angka ini merupakan data orang yang pernah berzakat melalui BAZNAS dan LAZ se-Indonesia. Untuk di BAZNAS Pusat saja, muzaki yang tercatat sebanyak 97 ribu jiwa.

"Data dari BAZNAS ini bersama dengan data dari Kemensos akan digunakan bersama untuk melaksanakan berbagai program pemberdayaan di bidang ekonomi, kesehatan, pendidikan, kemanusiaan dan dakwah untuk melaksanakan pengentasan kemiskinan di Indonesia," kata Arifin.

BAZNAS mendorong berbagai program pemberdayaan dan pendistribusian zakat seperti Zakat Community Development (ZCD), Layanan Aktif BAZNAS (LAB), Sekolah Cendekia BAZNAS (SCB), Rumah Sehat BAZNAS (SCB) dan BAZNAS Tanggap Bencana (BTB).

Seluruh program tersebut dikelola menggunakan dana zakat, infak, dan sedekah masyarakat Indonesia untuk pegentasan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan hidup para mustahik.

Sementara itu, Dirjen Penanganan Fakir Miskin (PFM) Kemensos, Andi ZA Dulung mengatakan, Kemensos memiliki Basis Data Terpadu (BDT) yang berisi data dan status kesejahteraan masyarakat Indonesia, yang akan diintegrasikan dengan data mustahik yang dimiliki oleh BAZNAS.

Ia menambahkan, Kemensos juga memiliki program dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat, seperti Kelompok Usaha Bersama (KUBE), Usaha Ekonomi Produktif (UEP), rehabilitasi rumah tak layak huni, Bantuan Pangan Non Tunai (BPN), Bantuan Sosial Beras Sejahtera (Bansos Rastra), dan lain sebagainya.

"Dengan adanya integrasi data nasional yang dimiliki Kemensos dan data mustahik BAZNAS tentu pelayanan kepada para fakir miskin menjadi semakin kuat, dan penyebaran bantuannya semakin merata," kata Andi.

BAZNAS juga bekerjasama dengan Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) Sekretariat Wakil Presiden serta pihak-pihak lain pemilik data yang diperlukan untuk meningkatkan kesejahteraan mustahik.(dod)

Komentar Pembaca
Heboh Pria Berpistol Di Jakarta Pusat

Heboh Pria Berpistol Di Jakarta Pusat

SABTU, 15 JUNI 2019 , 17:00:00

Wartawan Diselamatkan TNI

Wartawan Diselamatkan TNI

JUM'AT, 24 MEI 2019 , 12:00:00

4 Juta Orang Akan Hadiri Reuni Akbar Mujahid 212

4 Juta Orang Akan Hadiri Reuni Akbar Mujahid 212

RABU, 28 NOVEMBER 2018 , 21:00:00

PPSU Bersih-Bersih

PPSU Bersih-Bersih

JUM'AT, 24 MEI 2019 , 01:42:00

Ribuan Jamaah Mensalatkan Ustaz Arifin Ilham

Ribuan Jamaah Mensalatkan Ustaz Arifin Ilham

JUM'AT, 24 MEI 2019 , 01:29:00

20 NGO Hadiri Gathering di Rawamangun

20 NGO Hadiri Gathering di Rawamangun

SABTU, 25 MEI 2019 , 13:35:00